Arista Damayanti
Fakultas Pertanian Universitas Kutai Kartanegara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP LINGKUNGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PETANI (STUDI KASUS PADA PT. LSI DI KABUPATEN KUTAI BARAT) Arista Damayanti; Ida Bagus Made Agung Dwijatenaya; Hyohana Hekiya
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 47, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v47i1.5535

Abstract

This study aims to determine the effect of CSR on the environment and on the welfare of the farming community and the influence of the environment on the welfare of the farming community by PT. LSI. This research was conducted in Perigiq Village, Jempang District, Mancong Jempang District, Muara Nayan Jempang District and Gunung Bayan District Muara Pahu Kutai Barat Regency. The research design uses a quantitative research approach, and with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The population in this study was 223 based on the number of farmers, using Simple Random Sampling with a sample of 69 respondents, the analytical test used was SmartPLS v.3.0 with SEM (Structural Equation Modeling) analysis method.The results of the study show that the influence of CSR on the environment has a positive and significant effect, this result is based on the calculation of Path Coefficients obtaining a value of 0,347 > 0 which is declared positive and the T-Statistic calculation obtains a value of 2,952 > 1,96 which states significant. The influence of CSR on Welfare has a positive and significant effect, this result is based on the calculation of Path Coefficients obtaining a value of 0,339 > 0 which is declared positive and the T-Statistic calculation obtains a value of 2,607 > 1,96 which states significant. The influence of the environment on welfare has a positive but not significant effect, the environment has a positive but not significant effect on well-being, this result is based on the calculation of Path Coefficients obtaining a value of 0,229 > 0 which is declared positive and the T-Statistic calculation obtains a value of 1,785 < 1,96 which states that it is not significan, this is because the company has nit yet cared for social responsibility.
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK CHOCO BANANA CHIP PADA PT. GANIYA BOGATAMA DI KECAMATAN TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Rizma Amelia; Arista Damayanti; Astik Drianti
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20892

Abstract

Industri makanan ringan berbasis buah terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk yang inovatif dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan produk Choco Banana Chip di PT. Ganiya Bogatama, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan produk serta menyusun strategi yang dapat meningkatkan daya saing di pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi yang melibatkan manajemen perusahaan dan pemangku kepentingan. Analisis menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama PT. Ganiya Bogatama adalah sertifikasi Halal dan PIRT yang meningkatkan kepercayaan konsumen, sedangkan kelemahan utamanya adalah jumlah produksi yang tidak stabil. Peluang terbesar terletak pada pemanfaatan kanal penjualan online, sementara ancaman utamanya adalah persaingan ketat dari produk sejenis. Berdasarkan analisis SWOT dan QSPM, strategi yang menjadi prioritas adalah pengembangan produk, diikuti dengan kegiatan promosi melalui acara resmi dan sponsorship, serta optimalisasi penjualan online. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi pengembangan produk yang efektif harus berfokus pada inovasi varian rasa baru, pembuatan kemasan yang lebih terjangkau, serta peningkatan upaya pemasaran digital untuk memperkuat daya saing di industri makanan ringan.
ANALISIS RISIKO USAHATANI PADI SAWAH BERDASARKAN LUAS LAHAN DI DESA JONGGON KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Aini Aini; Arista Damayanti; Bahari Joko Susilo
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20948

Abstract

Usahatani merupakan usaha yang bergtung pada alam yang menyebabkan usahatani selalu berhadapan dengan ketidakpastian yang menimbulkan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko yang dihadapi petani dalam menjalankan usahatani padi sawah di Desa Jonggon di Kabupaten Kutai Kartanegara. Risiko dalam usahatani mencerminkan ketidakpastian terhadap hasil yang telah diterima petani, yang dapat berdampak langsung pada keberlanjutan dan kesejahteraan mereka. Risiko yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup tiga aspek utama, yaitu risiko produksi, risiko harga, dan risiko pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode statistik deskriptif, yang meliputi perhitungan varians, standar deviasi, Coefisien variasi (CV) pada setiap aspek risiko. Data primer telah dikumpulkan melalui survei terhadap 58 responden petani padi sawah yang dipilih dengan teknik purposive sampling, dimana responden dibagi berdasarkan luas lahan yaitu lahan sempit, lahan sedang dan lahan luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien variasi produksi dan nilai koefisien harga untuk semua kategori luas lahan berada pada kategori risiko rendah. Adapun risiko pendapatan menunjukkan nilai koefisien variasi sebesar 0,93 pada kategori lahan luas hal ini diduga karena pengelolaan lahan luas lebih kompleks dibandingkan lahan sempit dan sedang sehingga risiko yang dihadapi juga semakin besar terkait efisiensi dan efektifitas input produksi. Berdasarkan nilai CV pada analisis risiko pendapatan dapat disimpulkan bahwa semua petani pada semua kategori luas lahan memiliki sikap menghindari risiko (risk aventer). Dengan mengetahui nilai-nilai risiko ini, petani diharapkan mampu merencanakan usaha taninya secara lebih bijak dan berkelanjutan.Kata Kunci : Usahatani, Risiko Produksi, Risiko Harga, Risiko Pendapatan, Padi Sawah