This Author published in this journals
All Journal SABILARRASYAD
Mahyuzar Parinduri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LEARNING START WITH QUESTION DAN DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA TENTANG MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN DAN KONSTITUSI PERTAMA DI KELAS VIII-3 SMP NEGERI 6 TANJUNGBALAI TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Mahyuzar Parinduri
Jurnal Sabilarrasyad Vol 6, No 1 (2021): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dalaksanakan di SMP Negeri 6 Tanjungbalai, jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran Learning Start With Question (LSQ) yang dikolaborasikan dengan metode Diskusi dalam pembelajaran yang bertujuan untuk mengetahui sejauhmana penggunaan model pembelajaran Learning Start With Question (LSQ) yang dikolaborasikan dengan metode Diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Penidikan Kewarganegaraan tentang materi Proklamasi Kemerdekaan dan Konstitusi Pertama. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 6 Kota Tanjungbalai dengan jumlah 36 orang siswa. Temuan penelitian ini sebagai berikut: (1) Pelaksanaan pembelajaran model pembelajaran Learning Start with Question (LSQ) yang dikolaborasikan dengan metode Diskusi sudah sesuai prosedur pelaksanaan pembelajaran (2) Meningkatnya nilai rata-rata kelas, yakni pada saat test awal sebelum diberikan tindakan nilai rata-rata siswa hanya sebesar 61,75 dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 27,77%. Pada siklus I setelah dilaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran Learning Start with Question (LSQ) yang dikolaborasikan dengan metode Diskusi, nilai rata-rata kelas mulai meningkat menjadi sebesar 69,69, dengan tingkat ketuntasan 52,77% dan siklus II nilai rata-rata meningkat lagi menjadi 77,31 dengan tingkat ketuntasan 88,88%. (3) Meningkatnya hasil belajar siswa dari tes siklus I sampai tes siklus II