Khusnul Khowatim
Sekolah Menengah Pertama Zainudin Waru Sidoarjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KONSELOR DALAM KONSELING MULTIBUDAYA UNTUK MEWUJUDKAN KESETARAAN GENDER Khusnul Khowatim
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Mei 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n1.p10-15

Abstract

Berbicara tentang konseling multikultural, tentunya terdapat kebudayaan yang beragam, dimana konselor dalam hal ini dituntut untuk memiliki kemampuan dalam melakukan konseling multikultural pada era saat ini. Salahsatu tema yang dibahas dalam artikel ini ialah perwujudan kesetaraan gender. Kesetaraan gender tentu sangat diperlukan agar tidak terdapat  ketimpangan antara kaum lelaki dan perempuan. Dalam artikel ini akan membahas tentang beberapa hal, yaitu diantaranya kompetensi yang harus dimiliki konselor pada saat ini untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam konteks multibudaya, konseling mmultikultural, situasi yang terjadi pada konseling multikultural, karakteristik konselor yang efektif secara multikultural, pengembangan diri konselor multikultural, kesetaraan gender, serta upaya yang dapat dilakukan konselor untuk dapat mewujudkan kesetaraan gender. Artikel ini ditulis berdasarkan kajian dari beberapa sumber referensi yang relefan dengan œPeran Konselor dalam Konseling Multibudaya untuk Mewujudkan Kesetaraan Gender sehingga dapat menjadi referensi bagi para konselor masa kini untuk mewujudkan tujuan SDGs bertemakan kesadaran gender.