Albert Albert
Institut Komunikasi Dan Bisnis LSPR Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 35, Jakarta 10220 – Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The effect of e-wom and brand image towards Sushi Masa consumer purchasing decision Nur Aiman Ikhwan Kamil; Albert Albert
Journal of Social Studies (JSS) Vol 16, No 1 (2020): Journal of Social Studies (JSS)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jss.v16i1.31020

Abstract

This digital age, people are using digital technology to facilitate all kinds of activities. Sushi Masa Jakarta, uses Zomato as one of their media as an E-WOM facility for consumers to express their feelings. In addition, the Authentic Sushi Image cannot be separated from Sushi Masa. The purpose of this study is to find out whether there is effects of E-WOM and Authentic Brand Image towards consumer purchasing decisions, partially and simultaneously. The theory used is Stimulus Response, supported by other marketing communication concepts. The method used is quantitative based on positive paradigm, considers the social reality can be proven scientifically. Data collection used were questionnaires with Likert scale. The results found the effect of E-WOM and Brand Image together towards consumer purchasing decisions by 62.9%. The author suggest that Sushi Masa can maintain E-WOM and Brand Image that has been built so that consumers continue to making purchasing decisions.
Penerapan Green Economy dalam Budaya Organisasi Kulaku Indonesia Deddy Muharman; Widya Natassha Rahim; Albert Albert
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v5i2.178

Abstract

Green economy atau ekonomi hijau menjadi satu prioritas pembangunan saat ini. Selain dukungan yang kuat dari pemerintah, para pelaku usaha juga diharapkan dapat menerapkan cara ini dalam bagian operasional dan bisnis mereka. Akan tetapi walaupun ini bukanlah sebuah konsep yang benar-benar baru, belum banyak perusahaan atau organisasi yang dapat menjalankan konsep green economy tadi secara maksimal, dan menjadikan konsep tersebut menjadi bagian dari budaya organisasi mereka. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya, yang melihat bagaimana konsep green economy menjadi prioritas pemerintah dan sekaligus juga menjadi motivasi bagi para pengusaha dan perusahaan rintisan untuk mengembangkan usahanya. Model budaya organisasi yang diperkenalkan oleh Michael Pacanowsky and Nick O’Donnell-Trujillo akan digunakan menjadi fokus penelitian, dan Kulaku Indonesia yang menjadi subjek dari penelitian ini merupakan subjek yang tepat, karena selain sudah membuktikan konsep green economy dalam kegiatan operasional perusahaan, Kulaku Indonesia juga merupakan sebuah perusahaan rintisan yang perlu memiliki budaya organisasi yang kuat dan maksimal. Penelitian akan dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi, dan diharapkan hasil dari penelitian ini menjadi evaluasi penting bagi Kulaku Indonesia dan memberikan kontribusi kepada para perusahaan rintisan lain yang memilih menggunakan konsep green economy dalam kegiatan usahanya.