Imam Syafi’i
Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (RELEVANSI PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA DAN IBNU MISKAWAIH) Nurkhalisyah Nurkhalisyah; Rosichin Mansur; Imam Syafi’i
VICRATINA Vol 5, No 8 (2020)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.651 KB)

Abstract

Character education has been discussed for a long time, but it has not yet made significant changes to the world of education, on the contrary. All elements are expected to be able to work together in resolving this problem. Among parents, theachers and the community can provide exampels and teaching related to character education by looking Ki Hajar Dewantara dan ibnu miskawaih. This study that leads to the thinking of characters through sources such as documentation, books, and journals.
Ritual Pesarean Gunung Kawi: Perspektif Fiqih Sosial dan Tasawuf Imam Syafi’i
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 1 No. 2 (2018): September
Publisher : Prodi PAI STIT Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan antara lain pertama, menganalisa ritual apa saja yang terdapat di pesarean GunungKawi. Kedua, motif apa yang melatar belakangi masyarakat untuk berziarah ke pesarean Gunung Kawi. Ketiga,bagaimana Fiqih sosial dan Tasawuf memandang tentang fenomena ritual ziarah pesarean Gunung Kawi diDesa Wonosari kabupaten Malang.Metode penelitian yang dipakai untuk menjawab tujuan di atas adalah grounded theory, karena penelitianbersifat lapangan, yang mana penelitian ini referensinya terdiri dari data primer, sekunder dan tersier. Teknikpengumpulan data melalui studi observasi, interview dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis datakualitatif.Adapun konten kajian tentang ritual yang terjadi di Gunung Kawi itu sesuai dengan fiqih sosial dantasawuf atau tidak , dalam konteks sebenarnya ritual yang terjadi di Gunung Kawi sangat memberikan dampakpositif disisi sosial dan ekonomi. Sedangkan disisi tasawuf ritual yang terjadi masih dalam koridor taqorrub illallah,walaupun ada beberapa kegiatan ritual yang harus disesuaikan niatnya agar tidak menyimpang dari ajaran agamaIslam