Abdul Ro'uf Djabir
Institut Agama Islam Qomaruddin Bungah Gresik

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Solusi Alternatif dalam Meningkatkan Akhlaq dengan Tasawuf Abdul Ro'uf Djabir
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 14 No 2 (2016): December
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.085 KB)

Abstract

Bangsa Indonesia sejak dahulu dikenal oleh sebagai bangsa yang ramah dan sangat menjunjung tinggi adat ketimuran dengan moralitasnya yang sangat beradab, namun realitanya saat ini bangsa Indonesia telah mengalami kemerosotan moral bahkan sudah sangat memprihatinkan. Hal ini tampak jelas pada banyaknya kasus-kasus yang telah terjadi, seperti tawuran antar pelajar, pencurian, perampokan, pemerkosaan, narkoba, miras, seks bebas, menjamurnya korupsi dan trend maraknya pembakaran hutan. Berbagai upaya sudah banyak dilakukan oleh kaum cerdik pandai untuk mencarikan solusi alternatif, seperti kurikulum berbasis karakter, training spiritual, management qolbu dan lainnya, ternyata semuanya belum mampu merubah anak bangsa menjadi bermoral dan berkarakter, bahkan gerakan gevolusi mental yang dicanangkan Presiden RI juga belum membuahkan hasil, bahkan kemerosotan moral semakin menggurita melanda bangsa Indonesia. Solusi alternatif yang ditawarkan Penulis untuk membangun moralitas bangsa adalah dengan pendidikan berbasis tasawwuf. Pendidikan yang diterapkan di Indonesia selama ini hanya menitik beratkan pada aspek lahiriyah (eksoteris) meninggalkan aspek batiniyah (esoteris), hanya mengedepankan rasionalitas dan meninggalkan aspek spiritualitas. Jika pendidikan di Indonesia ke depan memprioritaskan aspek esoteris, yaitu pendidikan modern yang sarat nilai-nilai spiritual, seperti tumbuhnya sikap jujur, sabar, tawakkal, qana’ah, amanah, disiplin, tanggung jawab, dan lainnya, maka bangsa yang bermoral dan bermartabat akan menjadi kenyataan
Pemikiran Pendidikan Al-Ghozali dan Hasyim Asy’ari Relevan dengan Konsep Pembelajaran Aktif, Kreatif Efektif, Menyenangkan dan Islami Abdul Ro'uf Djabir
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 14 No 1 (2016): June
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.336 KB)

Abstract

Dizaman kini masih kita temui disana sini bahwa setelah anak sekolah didik oleh guru tanpa metode dan proses pembelajaran yang betul maka proses pembelajaran yang betul maka proses pembelajaran akan menjadi salah dalam mendidik.Jika pendidikan berharap agar anak didik mampu memiliki kedewasaan dan kematangan dalam mengamalkan hasil yang diperoleh sehingga anak didik menjadi “pemikir” sekaligus “pengamal” ajaran islam harus pada pembelajaran yang betul maka sebaiknya mengikuti: Pemikiran pendidikan Al-Ghozali dan Hasyim Asy‟ari serta Sebab relevansi pemikiran Imam Ghozali dan Hasyim Asyari dengan konsep PAKEMI relevan tidak diragukan lagi.Penulis memakai metode penelitian dengan model/jenis studi deskriptif komparatif, yakni studi yang bertujuan mendata dan mengelompokkan sederat unsur/informasi sebagai pembentuk suatu bidang persoalan yang ada, kemudian membandingkan tipe-tipe yang berbeda untuk menentukan perbedaan dalam pola-pola yang khas.Pemikiran Imam Ghozali dan Hasyim Asy‟ari yang dikenal dalam Ayyuhal Al Walad dan Adab Alim Wal Muta‟allim jika dipakai pegangan guru akan relevan dengan method pembelajaran jaman sekarang dengan nama konsep “pembelajaran aktif, kreatif, efektif, menyenangkan dan islami.