Adek Dwi Oktaviantina
Kantor Bahasa Banten

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PSIKOLOGI REMAJA DALAM ANTOLOGI KARYA SASTRA SUARA-SUARA BANGKU SEKOLAH Adek Dwi Oktaviantina
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 14, No 2 (2019): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.932 KB) | DOI: 10.26499/loa.v14i2.1818

Abstract

AbstrakAntologi Suara-Suara Bangku Sekolah adalah antologi hasil literasi sekolah melalui kegiatan Kantor Bahasa Banten bekerja sama dengan SMAN 5 Kota Cilegon. Cerpen dan puisi siswa SMAN 5 Kota Cilegon merupakan hasil karya literasi sastra yang memuat karya sesuai dengan psikologi remaja.  Rumusan masalah penelitian adalah  bagaimanakah analisis psikologi sastra dalam antologi karya sastra Suara-Suara Bangku Sekolah. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan psikologi remaja dalam Antologi karya sastra Suara-Suara Bangku Sekolah oleh SMAN 5 Cilegon. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori psikologi sastra. Hasil penelitian adalah puisi remaja dalam kumpulan puisi Suara-Suara Bangku Sekolah karya literasi SMAN 5 Kota Cilegon berisi tentang perkembangan psikologi remaja yang memiliki tema dan amanat berkaitan empati sosial, hubungan sosial, kasih sayang keluarga, refleksi diri, dan kepedulian sosial. Kelima tema tersebut menunjukkan bahwa siswa SMN 5 Kota Cilegon memiliki perkembangan psikologi remaja yang sesuai dengan perkembangan remaja seusia mereka yang  berkembang dengan baik.Kata kunci: puisi, psikologi sastra AbstractAnthology of School School Sounds by SMAN 5 Cilegon is the anthology of the results of school literacy through the Banten Language Office activities in collaboration with high schools. High school students' short stories and poems are literary works that contain works in accordance with adolescent psychology. The formulation of the research problem is how the analysis of literary psychology in the anthology of the works of the Suara Bangku Sekolah by SMAN 5 Cilegon. The purpose of this research is to describe adolescent psychology in the Anthology of the work of the Suara Bangku Sekolah by of SMAN 5 Cilegon. The method used is a qualitative method. The theory used is the theory of literary psychology. The results of the study are teenage poems in the collection of School Sounds by the students of SMAN 5 Cilegon literacy students, which contain the development of adolescent psychology that has themes and mandates relating to social empathy, social relationships, family love, self-reflection, and social care. The five themes show that students of SMAN 5 Cilegon have adolescent psychology development that is in accordance with the development of adolescents their age who are developing well. Password: poetry, psychology of literature 
MORALITAS TOKOH DALAM NOVEL BONSAI KARYA PRALAMPITA LEMBAHMATA Adek Dwi Oktaviantina
Jurnal Bebasan Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v4i2.60

Abstract

Novel Bonsai karya Pralampita Lembahmata adalah novel yang mengungkapkan kehidupan cina benteng dan keturunannya dalam menjaga tradisi merawat bonsai hinoki. Dalam mempertahankan harta leluhur, keluarga ini bekerja keras dalam kehidupan serta bersikap teguh dalam berperilaku baik.Moralitas pada tokoh nampak pada tindakan dan ujaran tokoh dalam novel Bonsai.Rumusan masalah yaitu bagaimanakah moralitas tokoh dalam Novel Bonsai Karya Pralampita Lembahmata.Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan moralitas tokoh dalam Novel Bonsai Karya Pralampita Lembahmata.Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra.Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif.Simpulan penelitian adalah moralitas tokoh Novel Bonsai meliputi moralitas berpegang kepada adat yaitu sikap menghormati leluhur dan meneladani orang tua, moralitas individu yaitu sikap rajin bekerja dan pantang menyerah, serta moralitas sosial yaitu sikap saling tolong menolong.
CITRAAN DALAM KUMPULAN PUISI ABDUL SALAM HS “MALAIKAT WARINGIN” ADEK DWI OKTAVIANTINA
Jurnal Bebasan Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v6i2.95

Abstract

Puisi merupakan kata-kata indah yang tersusun dan dipahami oleh pembacanya. Oleh karena itu, puisi tidak terlepas dari ketepatan bahasa yang disusun dengan estetis dan kreatif sehingga makna puisi dapat tersampaikan dengan baik. Teknik yangi digunakan adalah deskriptif interpretatif terhadap citraan. Citraan sebagai salah satu cara memandang sebuah makna yang diindentifikasi melalui indera manusia. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif interpretatif. Rumusan masalah yaitu bagaimanakah citraan dalam kumpulan puisi Abdul Salam HS ―Malaikat Waringin‖. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan citraan dalam Kumpulan Puisi Abdul Salam HS. Hasil analisis yaitu lima puluh puisi yang terdapat pada kumpulan puisi ―Malaikat Waringin‖ terdapat 17 data citraan penglihatan, sembilan data citra pendengaran, empat data citraan penciuman dan pengecapan, dan enam data citraan peraba
VITALITAS WAYANG BETAWI DI KOTA TANGERANG SELATAN WAYANG BETAWI VITALITY IN SOUTH TANGERANG CITY Adek Dwi Oktaviantina; Tsalaisye Nur Fajjriyah
Jurnal Bebasan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v9i1.128

Abstract

Wayang Betawi merupakan sastra lisan berbahasa Melayu Betawi Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan media wayang kulit atau golek dimainkan oleh dalang dan diiringi oleh musik gamelan. Penelitian berusaha menjawab pertanyaan mengenai vitalitas Wayang Betawi di kota Tangerang Selatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah lima puluh puluh responden Wayang Betawi yang terdiri atas pemain, penikmat, dan pemangku kepentingan di kota Tangerang Selatan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara tokoh wayang dan isian kuesioner oleh penikmat, pemangku kepentingan, dan pelaku wayang.teori yang digunakan adalah daya hidup sastra berdasarkan teori Grimes mengenai vitalitas bahasa. Hasil penelitian menunjukkan wayang Betawi dalam kondisi rentan karena dalang Wayang Betawi tidak memiliki penerus dan sistem pewarisanmusik pengiring pertunjukan ke generasi muda masih belum berjalan dengan baik. Faktor yang menghambat pertunjukan wayang betawi biaya pertunjukan yang mahal termasuk biaya perawatan alat musik. Proses pewarisan juga mengalami hambatan karena pewarisan dalang melalui pengalaman spiritual dalam bentuk mimpi,wangsit, dan menjalani ritual tertentu. Faktor pendukung wayang betawi adalah harapan serta minat masyarakat masih tinggi dan memiliki masyarakat penggemar yang setia mengundang wayang kulit Betawi.