Ery Agus Kurnianto
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARAS CANTIK PEMBAWA PETAKA DALAM CERITA RAKYAT SUMATRA SELATAN: PUTRI PINANG MASAK Ery Agus Kurnianto
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 16, No 2 (2021): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v16i2.3835

Abstract

Secara umum memiliki wajah cantik adalah idaman bagi perempuan. Hal tersebut disebabkan kecantikan menjadi pesona atau daya tarik tersendiri bagi kaum perempuan untuk mendapatkan perhatian dari laki-laki. Namun berbeda dengan tokoh perempuan yang terdapat dalam cerita rakyat Putri Pinang Masak. Bagi tokoh perempuan dalam cerita rakyat tersebut cantik telah membawa petaka. Berparas cantik memiliki konsekuensi yang sangat besar karena harus menerima penderitaan akibat kecantikan yang dimilikinya. Hal yang menarik minat untuk mengkaji cerita rakyat tersebut adalah terepresentasinya teks mendekonstruksi tentang wacana perempuan mengenai kecantikan yang dianggap sebagai anugerah tak ternilai dan membawa kebahagiaan bagi pemilikinya. Selain itu, sepengetahuan penulis belum ada kajian yang membahas tentang cerita rakyat tersebut yang terkait dengan masalah kecantikan. Penelitian ini adalah penelitain deskriptif. Peneliti akan mendeskripsikan bagaimana tokoh mengalami penderitaan lahir dan batin akibat kecantikan yang dimilikinya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan objektif. Data primer penelitian ini adalah cerita rakyat yang berasal dari Desa Senuro, Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecantikan yang dimiliki oleh tokoh perempuan mengakibatkan penderitaan yang luar biasa. Penderitaan tersebut disebabkan perempuan dijadikan objek dalam hal pengamatan, objek kekerasan seksual, dan objek kekuasaan serta kesewenang-wenangan. Kata kunci: cantik, petaka, cerita rakyat