Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERILAKU POLA KERETAKAN BENDA UJI KUBUS DAN SILINDER YANG TERKEKANG TERHADAP BEBAN MAKSIMUM MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Fitriani Ridzeki
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5154

Abstract

Di Indonesia kerusakan bangunan yang cukup besar diakibatkan oleh aktivitas tektonik atau gempa bumi. Sebagian terjadi pada daerah lepas pantai dan daerah pemukiman bahkan kawasan perkantoran. Bangunan tingkat tinggi pada suatu struktur bangunan harus memiliki struktur yang kuat terhadap gaya gempa. Oleh karena itu diperlukan sebuah desain bangunan yang lebih memperhatikan tingkat kinerja bangunan yaitu desain penulangan dan sambungan dari keseluruhan struktur, yang bisa diperoleh dari pengujian kuat tekan beton benda uji untuk mewakili sebuah struktur. Pengujian kuat tekan beton menggunakan benda uji kubus dan silinder yang terkekang telah dilakukan menggunakan metode elemen hingga. Benda uji kubus 15 cm × 15 cm × 15 cm dan kubus 20 cm × 20 cm × 20 jarak sengkang 5 cm dan silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm yang terkekang dengan jarak sengkang 5 cm dan 10 cm.  penelitian yang  dilakukan adalah pengujian kuat tekan beton pada benda uji kubus dan silinder yang diberi pengekangan untuk mendapatkan nilai beban maksimum, tegangan dan pola keretakan yang terjadi yang terjadi. Perilaku tegangan von misses dan pola keretakan yang terjadi dipengaruhi oleh mutu dari material baja untuk tulangan dan material beton. Semakin tinggi mutu beton maka nilai tegangan maksimum yang dicapai juga semakin besar. Jarak sengkang juga mempengaruhi nilai beban maksimum, semakin rapat jarak antar sengkang maka nilai beban maksimum semakin besar. Sedangkan pada benda uji silinder jarak sengkang dengan pengekangan persegi tidak mempengaruhi nilai beban maksimum.Kata kunci: pola retak, benda uji, pengekangan