Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINJAUAN PERHITUNGAN BANGUNAN BAWAH (SUB STRUCTURE) PROYEK JEMBATAN SUNGAI JINAL (RUAS DESA DANAU CARAMIN (BATAS KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA)-BATAS KOTA AMUNTAI) Muhammad Indra Amanda; Ruliana Febrianty; Tezar Aulia Rahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.579 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1433

Abstract

Jembatan Sungai Jinal berada di ruas Desa Danau Caramin (Batas Kabupaten Hulu Sungai Utara)–Batas Kota Amuntai. Perencanaan struktur jembatan Sungai Jinal direncanakan pada tahun 2015 menggunakan peraturan pembebanan untuk jembatan RSNI 2005, seiring dengan waktu, standart tersebut perlu diperbarui sesuai dengan kondisi terkini menggunakan SNI 1725:2016.Perhitungan pembebanan yang dilakukan pada abutment jembatan sungai Jinal menggunakan SNI 1725:2016 dan  untuk  standar  perencanaan ketahanan  gempa  untuk  jembatan  menggunakan SNI  2883:2013.  Analisa perhitungan daya dukung tiang aksial menggunakan metode pendekatan statis yang terdiri dari data N-SPT, sedangkan untuk perhitungan daya dukung tiang lateral menggunakan metode pendekatan Suyono. Analisa perhitungan penulangan pada abutment menggunakan RSNI T-12-2004.Berdasarkan hasil analisa perhitungan diperoleh hasil daya dukung tiang sudah mampu menahan gaya-gaya yang bekerja pada jembatan dengan nilai daya dukung tiang tunggal  sebesar 128,6 ton.  Sedangkan pada perhitungan penulangan terdapat perbedaan hasil dimensi tulangan, dimana pada pilecap dimensi perencana tulangan tarik D19-150 sedangkan perhitungan D22-150, tulangan susut D19-100 sedangkan perhitungan D13-100, tulangan geser D10-300/300 sedangkan perhitungan D13-200/200. Pada penulagan breaswall dimensi tulangan tarik D25-120 sedangkan perhitungan D25-100, tulangan tekan D25-120 sedangkan perhitungan D19-100, tulangan susut D16-150 sedangkan perhitungan D19-125. Perbedaan hasil perhitungan disebabkan oleh peraturan pembebanan yang digunakan, standar perencanaan ketahanan gempa dan bentuk abutment.