Lukman Chakim
Madrasah Aliyah Daru Ulil Albab Kelutan Ngronggot Nganjuk

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektifitas Pembelajaran Menghafal Doa Menggunakan Musik Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Ngronggot Kabupaten Nganjuk Lukman Chakim
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 8 No. `1 (2018): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v8i`1.700

Abstract

Pembelajaran menghafal doa di sekolah merupakan salah satu mata pelajaran yang biasanya dipelajari melalui metode ceramah, mendengarkan, yang sering membuat siswa merasa jenuh dan bosan, sehingga proses pembelajaran tersebut tidak bisa efektif dan hasilbelajar siswa tidak tuntas. Untuk itu maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai penggunaan musik sebagai media pembelajaran menghafal doa untuk meningkatkan efektifitas menghafal doa siswa di kelas II MIN Ngronggot. Dalam pelaksanaan penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang didalamnya terdapat perencanaan, tindakan observasi, refleksi. Sedangkan untuk pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pelaksanaan pembelajaran menghafal doa dengan menggunakan musik pada siswa kelas II MIN Ngronggot menunjukkan dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran hafalan siswa pada ranah kognitif dan afektif. Pada pelaksanaannya penelitian tindakan kelas ini dilakukan pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. pada pelaksanaan pra siklus proses pembelajaran menggunakan metode ceramah sehingga tidak berlangsung efektif karena terlihat dari siswa yang malas dan kurang bersemangat dalam belajar, siswa terlihat jenuh dan tidak tertarik dengan pembelajaran menghafal doa bahkan ada yang tertidur pada saat pembelajaran berlangsung. Sehingga mengakibatkan prestasi belajar siswa menurun. Hal tersebut berdasarkan evaluasi pada pra siklus sebanyak 20 siswa atau 77% tidak tuntas dan hanya 6 siswa atau 23% yang tuntas, hal tersebut menunjukkan kalau pada pra siklus kurang efektif. Sedangkan pada siklus 1 peneliti menggunakan musik sebagai media pembelajaran menghafal doa terlihat siswa merasa enjoy dan nyaman bahkan siswa merasa senang sekali dan setelah diadakan evaluasi hasilnya menunjukkan sebanyak 9 siswa atau 34,6% tidak tuntas dan 17 siswa atau 65,4% tuntas. Begitu juga pada pelaksanaan siklus 2 setelah dilakukan evaluasi menunjukkan hasil 26 siswa atau 100% tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa dalam pembelajaran menghafal doa dengan menggunakan musik menunjukkan efektivitas peningkatan.