Berbeda dari anak normal lainnya, anak penyandang autisme memiliki minat yang sempit dan terbatas. Autisme adalah gangguan perkembangan yang mengakibatkan anak mengalami keterbatasan dari segi komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Ada beberapa kriteria autisme, antara lain adanya gangguan kualitatif dalam interaksi sosial timbal balik, adanya gangguan kualitatif dalam komunikasi, dan adanya pola-pola repetitif dan stereotype yang kaku pada tingkah laku, minat, dan aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana gambaran minat yang dimiliki oleh seorang anak penyandang autisme dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah seorang anak laki-laki yang menyandang autisme dan memiliki minat pada satu bidang tertentu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan dalam penelitian ini menemukan minatnya dengan dua metode, yakni melalui pengamatan kegiatan dan mengamati apa yang menjadi keinginan partisipan. Partisipan membangun dan mempelajari minatnya melalui identifikasi orang yang dikaguminya serta melalui bimbingan dan pengarahan yang didapatkannya dari sekolah.