Dwi Rahmalia
Fakultas Psikologi Universitas Potensi Utama Jl. KL. Yos Sudarso Km. 6,5 No. 3A Tanjung Mulia; Kota Medan 20124

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEPUASAN KOMPENSASI EKSTRINSIK DAN INSTRINSIK TERHADAP INTENSI KELUAR Dwi Rahmalia
JURNAL PSIKOLOGI KOGNISI Vol 1, No 1 (2016): KOGNISI AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.452 KB) | DOI: 10.22303/kognisi.1.1.2016.1-11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kepuasan kompensasi ekstrinsik dan kepuasan instrinsik dengan intensi keluar karyawan di Bank Sumut Cabang Utama Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah  sampel sebanyak 30 orang untuk try out dan 50 orang untuk penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi dua prediktor. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil 1) Terdapat hubungan  yang sangat signifikan antara kepuasan terhadap kompensasi ekstrinsik dan kepuasaan kompensasi instrinsik dengan intensi keluar. Hasil ini ditunjukkan dengan koefisien korelasi F reg = 7.220 ; p < 0,010. 2) Total sumbangan efektifnya dari kedua variabel bebas ( kepuasan kompensasi ekstrinsik dan kepuasaan instrinsik ) terhadap intensi keluar karyawan adalah sebesar 23,5 %,sedangkan 76.5% pengaruh dari faktor lain terhadap perilaku intensi keluar, diantaranya diantaranya faktor iklim kerja, budaya organisasi, rasa aman kerja terhadap status karyawan, gaya kepemimpinan, dan  kebijakan organisasi itu sendiri. Secara umum hasil penelitian ini menggambarkan bahwa subyek penelitian ini memiliki kepuasan kompensasi ekstrinsik yang sangat signifikan antara kepuasan kompensasi ekstrinsik dengan intensi, Hal ini mengindikasikan bahwa semakin karyawan tidak merasa puas dengan kompensasi ekstrinsik yang mereka terima akan meningkatkan intensi keluar dari perusahaan tersebut. Disisi lain mengenai kepuasan instrinsik hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan dengan intensi keluar,hal ini mengindikasikan bahwa karyawan cukup puas dengan kompensasi instrinsik yang diterima selama ini, disebabkan mereka memiliki target kerja masing-masing sehingga oleh perusahaan mereka diberi otonomi yang penuh untuk dapat menyelesaikan target yang telah ditentukan.