This Author published in this journals
All Journal Media Informatika
Muksin Wijaya
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Keperluan Pelatihan sebagai Implementasi Pengembangan Tenaga Kerja Muksin Wijaya
Media Informatika Vol 17 No 1 (2018)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.435 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v17i1.3

Abstract

Tenaga kerja yang ada di perusahaan dan organisasi saat ini tidak lagi dipandang sebagai faktor produksi, tetapi para tenaga kerja dipandang sebagai bagian dari harta yang dimiliki oleh perusahaan dan organisasi. Sebagai bagian dari harta yang dimiliki perusahaan dan organisasi, maka perusahaan dan organisasi perlu menjaga, memelihara, dan mengembangkan para tenaga kerjanya agar dapat mencapai kinerja terbaiknya bagi perusahaan dan organisasi. Pengembangan tenaga kerja dalam perusahaan dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan, dimana dengan pelatihan, maka para tenaga kerja dapat difasilitasi untuk semakin dapat meningkatkan pengetahuan kerja dan ketrampilan kerja mereka yang pada akhirnya para tenaga kerja dalam berkinerja dengan lebih baik dan lebih optimal. Untuk dapat menentukan pelatihan yang betul-betul diperlukan, maka perlu dilakukan analisis. Informasi-informasi bernilai kritis yang berkaitan dengan pengetahuan kerja, ketrampilan kerja dan sikap kerja yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan oleh para tenaga kerjanya perlu dijaring. Analisis keperluan pelatihan yang baik akan menghasilkan hasil pelatihan yang lebih akurat, yang akan berdampak lebih positif bagi peningkatan kinerja perusahaan secara lebih luas. Dalam jurnal ini, para pembaca akan diajak untuk berkenalan dengan proses analisis keperluan pelatihan yang dapat dilakukan perusahaan atau organisasi. Diharapkan dengan mengimplementasikan analisis keperluan pelatihan ini, perusahaan dapat semakin baik dalam kinerjanya, semakin efektif dalam operasional bisnisnya, dan semakin efisien yang ditandai dengan kinerja dan capaian (outcomes) perusahaan yang semakin meningkat.
Manajemen dan Kerangka Kerja Implementasi Rekayasa Proses Bisnis Muksin Wijaya
Media Informatika Vol 17 No 3 (2018)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.662 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v17i3.16

Abstract

Rekayasa Proses Bisnis (Business Process Reengineering) merupakan upaya yang paling mendasar untuk memikirkan kembali dan merancang ulang suatu proses bisnis yang terjadi di perusahaan, dan diharapkan dengan hal ini akan terjadi suatu peningkatan yang besar dari kinerja perusahaan. Rekayasa proses bisnis termasuk didalamnya berbagai perubahan-perubahan yang diantaranya adalah perubahan struktur bisnis, perubahan proses bisnis, dan faktor-faktor lainnya seperti teknologi, sumber daya manusia, serta hal-hal yang bersifat organisasional. Dalam jurnal ini, para pembaca akan diajak untuk berkenalan dengan Rekayasa Proses Bisnis baik secara teori dan konsep, maupun contoh-contoh nyata yang terjadi di dalam dunia bisnis serta implementasinya dengan menerapkan suatu kerangka kerja langkah demi langkah. Diharapkan dengan implementasi rekayasa proses bisnis ini, maka perusahaan dapat semakin baik dalam kinerjanya, semakin efektif, semakin efisien yang ditandai dengan hasil dan capaian (outcomes) perusahaan yang semakin meningkat.
Peran Budaya Organisasi dalam Mengoptimalkan Efektifitas dan Efisiensi Strategi Organisasi Muksin Wijaya
Media Informatika Vol 18 No 2 (2019)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.325 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v18i2.26

Abstract

Strategi organisasi dan budaya organisasi adalah dua konsep yang paling mendasar di dalam ilmu manajemen. Berbagai penelitian sudah dilakukan dan secara secara empiris hasil dari setiap penelitian itu pada umumnya membuktikan bahwa strategi organisasi dan budaya organisasi memiliki hubungan yang sangat penting dan memberikan keuntungan bagi organisasi. Strategi Organisasi dan Budaya Organisasi memiliki hubungan yang saling melengkapi dan timbal balik dalam upaya organisasi untuk untuk mencapai tujuannya. Budaya organisasi sangat mempengaruhi proses perumusan strategi organisasi, mulai dari formulasi strategi sampai kepada implementasi strategi tersebut. Implementasi strategi organisasi akan mencapai hasil yang optimal, efektif dan efisien apabila difasilitasi dan diperkuat dan oleh tumbuhnya budaya organisasi yang baik dan kuat pula.
Analisis Rantai Nilai dalam Meningkatkan Kinerja dan Keunggulan Kompetitif Perusahaan Muksin Wijaya
Media Informatika Vol 18 No 3 (2019)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.027 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v18i3.31

Abstract

Maksud dan tujuan dari jurnal ini adalah memberikan gambaran umum dan mendasar mengenai analisis rantai nilai sebagai salah satu pendekatan dan alat bantu yang dapat digunakan untuk mengukur serta meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan dan menghadapi tantangan-tantangan yang ada. Di dalam tulisan ini juga kita akan mengetahui aktivitas utama yang perlu dilakukan dalam menganalisis rantai nilai, serta aktivitas-aktivitas pendukung lainnya sehingga analisis rantai nilai yang dilakukan dapat memberikan hasil dan kinerja yang lebih optimal bagi perusahaan. Ketika kita memulai melakukan pengukuran kinerja perusahaan dengan analisis rantai nilai, kita akan dapat menemukan gambaran berbagai dimensi yang dapat kita perbaiki dan kita kembangkan lebih lanjut sehingga perusahaan kita dapat tumbuh dan berkembang dengan berkelanjutan. Dengan analisis rantai nilai, perusahaan dapat semakin memperkuat kredibilitasnya dalam menghadapi persaingan bahkan dapat semakin mengasah keunggulan kompetitif perusahaan. Analisis rantai nilai yang dilakukan perusahaan akan membantu perusahaan untuk memberikan gambar besar mengenai efektivitas kinerja perusahaan, serta tantangan-tantangan yang perlu dihadapi perusahaan dalam mengimplementasi strategi. Dengan perusahaan mengetahui aspek tersebut, maka perusahaan akan dapat segera mengantisipasinya bahkan segera dapat merancang strategi yang terbaik dan pas diimplementasikan pada perusahaan berdasarkan perubahan lingkungan yang terjadi.
Revolusi Industri 4.0 : Implikasi terhadap Manajemen Sumberdaya Manusia Muksin Wijaya
Media Informatika Vol 19 No 2 (2020)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.123 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v19i2.41

Abstract

Peluang Internet dalam mengeliminasi batasan jarak dan kemampuan untuk mentransfer data besar secara instan sudah merambah pada setiap wilayah kehidupan kita, dan berkembang secara lebih mendalam dalam memberikan dampak terhadap proses produksi dan proses bisnis. Perusahaan-perusahaan yang sudah mengadopsi teknologi tinggi sudah merasakan dampak tersebut dalam proses bisnis dan perubahan struktur lingkungan bisnisnya. Dalam jurnal ini, penulis ingin menunjukkan dampak dari Revolusi Industri 4.0 terhadap proses manajemen sumber daya manusia. Mulai dari cara pandang yang baru terhadap sumber daya manusia yang ada sampai kepada peningkatan kualifikasi dan spesifikasi sumber daya manusia yang diperlukan serta bagaimana perusahaan dapat mengembangkan para karyawannya untuk tetap dapat bertahan bekerja dengan perubahan-perubahan serta tuntutan mutakhir yang terjadi dari revolusi industri 4.0 tersebut. Terdapat sepuluh aspek yang perlu diperhatikan manajemen sumber daya manusia dalam mensikapi dan merespon Revolusi Industri 4.0 yaitu: (1)Perspektif Stratejik, (2)Ketenagakerjaan, (3)Manajemen Kinerja, (4)Menemukan Bakat, (5)Pelatihan, (6)Manajemen Berbasis Data, (7)Proteksi Informasi, (8)Lingkungan Kerja, (9)Media Sosial, (10)Kesimbangan dalam Kerja dan Kehidupan.
Aplikasi Model Ward and Peppard dalam Perencanaan Stratejik Sistem dan Teknologi Informasi Perusahaan Muksin Wijaya
Media Informatika Vol 19 No 3 (2020)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.871 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v19i3.48

Abstract

Di dalam suatu organisasi atau perusahaan banyak terjadi dinamika perubahan strategis baik eksternal maupun internal. Kemampuan untuk tetap eksis serta mampu bersaing dalam era globalisasi sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada semaksimal mungkin agar menjadi suatu keunggulan kompetitif. Dalam menyusun strategi bisnis harus terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan. Untuk merencanakan suatu strategi terlebih dahulu perlu diketahui kondisi lingkungan, arah dan tujuan bisnis perusahaan, informasi apa yang dibutuhkan, peluang dan hambatan bisnis yang dihadapi serta alternatif solusinya. Setelah mengetahui kondisi lingkungan, arah dan tujuan dari kegiatan bisnis perusahaan, maka dapat dievaluasi sistem apa yang sesuai dengan kebutuhan dan mendukung strategi bisnis perusahaan dalam pencapaian visi dan misi perusahaan. Model strategis yang akan dibangun berdasarkan metode analisis Ward and Peppard bisa menghasilkan suatu rencana stratjik bagi masa depan perusahaan.
Implementasi Kerangka Kerja Zachman dalam Perancangan Arsitektur Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Perusahaan Muksin Wijaya
Media Informatika Vol 20 No 2 (2021)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.087 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v20i2.73

Abstract

Membangun arsitektur sistem informasi perusahaan adalah salah satu hal penting dari sekian perencanaan strategis perusahaan yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan, terutama implementasi pada perusahaan yang siap berkembang. Pada perusahaan yang siap berkembang, penyederhanaan proses bisnis penting dilakukan agar dapat diselaraskan dengan keadaan dan kondisi perusahaan, dan untuk itu perlu suatu kerangka kerja yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut. Kerangka kerja perusahaan yang dimaksud adalah sebagai kerangka kerja yang memberikan arahan berbagai aturan dan standar serta tatanan tertentu dalam membantu perusahaan dalam menemukan hal-hal yang sesuai dan pas untuk diimplementasikan sebagai bagian dari strategi pengembangan perusahaan. Dari sekian model kerangka kerja yang ada, diantaranya terdapat model kerangka kerja Zachman (Zachman Framework) yang dapat menjadi alternatif untuk dipakai dalam upaya perusahaan untuk menyusun strategi bisnisnya, kerangka kerja ini terdiri atas langkahlangkah yang sistematis, mudah dipahami dan dapat pula dijadikan sebagai kendali bagi perusahaan dalam mengembangkan lebih lanjut strategi bisnisnya.