Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompleksitas operasi, ukuran perusahaan, dan risiko bisnis terhadap audit report lagpada perusahaan perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia tahun 2014-2016. Variabel yang diuji dalam penelitian ini meliputi kompleksitas operasi, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan audit report lag. Penelitian ini menggunakan metode purposive samplingdalam menentukan jumlah sampel yang digunakan, diperoleh 45 sampel perusahaan perkebunan Indonesia dan 72 sampel perusahaan perkebunan Malaysia. Pengujian yang dilakukan antara lain: statistik deskriptif, uji asumsiklasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji F, uji t, uji beda, dan chow test.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil penelitian: 1) kompleksitas operasi tidak berpengaruh terhadap audit report lagdi Indonesia dan Malaysia, 2) ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit report lagdi Indonesia dan Malaysia, 3) profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lagdi Indonesia dan Malaysia, 4) leverageberpengaruh positif terhadap audit report lagdi Indonesia, 5) leveragetidak berpengaruh terhadap audit report lagdi Malaysia, 6) terdapat perbedaan audit report lagantara Indonesia dan Malaysia, 7) terdapat perbedaan pengaruh kompleksitas operasi, ukuran perusahaan, dan risiko bisnis terhadap audit report lagdi Indonesia dan Malaysia.