Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain Dan Simulasi Metamaterial Absorber Untuk Aplikasi Radar Cross Section Reduction Heri Agus Susanto
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.784 KB)

Abstract

Adanya suatu permasalahan kendaraan militer pada kapal maritim yang mengalami pendeteksian dan penyerangan dari pesawat tempur karena kapal tersebut terdeteksi oleh adanya radar dari pesawat tempur. Hal ini disebabkan oleh adanya suatu refleksi gelombang elektromagnetik yang mengenai konduktor kapal ketika melakukan tracking radar oleh pesawat. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan cara mengelabuhi pendeteksian oleh radar pesawat tempur agar tidak dapat melakukan penyerangan ke kapal yaitu menggunakan Radar Absorbing Material (RAM) berupa metamaterial absorber yang diimplementasikan dengan cara melapisi bagian dari body kapal tersebut dengan metamaterial absorber Metamaterial absorber didesain menggunakan perancangan optimum berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan dan dilakukan simulasi antena dengan menggunakan software CST Microwave Studio 2012. Hasil simulasi metamaterial absorber menunjukkan bahwa metamaterial absorber menghasilkan tiga band (triple band) dari peak S11, dimana band 1 mempunyai nilai S11-parameter -15.547 dB pada frekuensi 8.336 GHz, sehingga menghasilkan nilai absorption rate sebesar 99.92 %. Pada band 2 frekuensi 11.008 GHz mempunyai nilai S11 sebesar -13.278 dB, oleh karena itu menghasilkan nilai absorption rate sebesar 99.78 % dan band 3 dalam frekuensi GHz menghasilkan nilai S11-parameter -8.58 dB pada frekuensi 11.664 GHz, sehingga menghasilkan nilai absorption rate sebesar 98.07 %. Dari hasil simulasi tersebut dapat dikatakan pada tiga band (triple band) dari peak frekuensi mempunyai performansi absorpsi yang baik karena nilai absorption rate lebih besar dari 80 %.
Desain dan Manufaktur Antena Heliks Oktafilar Pada Frekuensi 436,5 MHz Untuk Sistem Komunikasi Satelit Heri Agus Susanto
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.431 KB) | DOI: 10.30587/e-link.v14i1.663

Abstract

Antena heliks oktafilar merupakan antena modifikasi dari antena heliks. Proyek akhir ini berfokus pada perancangan dan pembuatan antena heliks bifilar pada frekuensi 436,5 MHz. Frekuensi 436,5 MHz merupakan frekuensi UHF-Band yang sering diaplikasikan dalam sistem komunikasi satelit saat ini. Hasil simulasi antena menunjukkan bahwa antena ini dapat bekerja pada frekuensi 436,5 MHz.Antena heliks oktafilar didesain menggunakan perancangan optimum berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan dan dilakukan simulasi antena dengan menggunakan software CST Microwave Studio 2011 dengan hasil return loss sebesar -32,656 dB pada diameter kawat 1,5 mm dan bandwidth sebesar 7,33 MHz. sedangkan pada diameter kawat 1,5 mm, hasil return loss sebesar -23,545 dB pada diameter kawat 1,7 mm dan bandwidth sebesar 8,35 MHz. Nilai VSWR pada diameter 1,5 mm adalah 1,0477. Untuk diameter 1,7 mm VSWR sebesar 1,1425 dan gain yang diperoleh dari hasil simulasi pada diameter 1,5 mm adalah sebesar 1,99 dBi, sedangkan untuk gain pada diameter 1,7 mm sebesar 2,07 dBi.Hasil realisasi antena pada antena heliks oktafilar menghasilkan return loss sebesar -11,21 dB pada diameter kawat 1,5 mm dan bandwidth sebesar 60,954 MHz. sedangkan hasil return loss sebesar -11,07 dB pada diameter kawat 1,7 mm dan bandwidth sebesar 90,007 MHz. Nilai VSWR pada diameter 1,5 mm adalah 1,76. Untuk diameter 1,7 mm VSWR sebesar 1,79 dan gain yang diperoleh dari hasil simulasi pada diameter 1,5 mm adalah sebesar 3,63 dBi .sedangkan untuk gain pada diameter 1,7 mm sebesar 4,15 dBi.