This Author published in this journals
All Journal Media Pustakawan
Fransisca Rahayuningsih
Universitas Sanata Dharma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perencanaan Kebutuhan Tenaga Perpustakaan Menggunakan Analisis Beban Kerja: Studi Kasus Pada Perpustakaan Umum Di Empat Kabupaten Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Fransisca Rahayuningsih; Lis Setyowati
Media Pustakawan Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i5.3273

Abstract

Upaya perbaikan yang berkelanjutan dan pencapaian kepuasan pemustaka sangatlah bergantung kepada perencanaan sumber daya yang ada, dalam hal ini mencakup perkiraan kebutuhan tenaga perpustakaan dimasa mendatang dengan berbagai kategori pekerjaan, mempredikasi suplai tenaga perpustakaan saat ini dan pada masa mendatang, serta membandingkan permintaan tenaga perpustakaan dengan ketersediaan tenaga perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan tenaga perpustakaan di empat Perpustakaan Umum Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan kombinasi desain concurrent embedded strategy. Penelitian ini dilakukan pada 4 lokasi Perpustakaan Umum Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian ini yaitu Kabupaten Kulonprogo memiliki jumlah ketersediaan tenaga perpustakaan yang terbesar dengan total 40 orang. Kabupaten Sleman memiliki jumlah ketersediaan tenaga perpustakaan dengan total 32 orang. Kabupaten Gunung Kidul memiliki jumlah ketersediaan tenaga perpustakaan dengan total 31 orang. Jumlah yang paling sedikit pada perpustakaan di Kabupaten Bantul dengan jumlah total 28. Perpustakaan Umum Kabupaten Kulonprogo, Sleman, dan Bantul secara keseluruhan memiliki kekurangan tenaga perpustakaan. Sedangkan Perpustakaan Umum Kabupaten Gunung Kidul secara keseluruhan memiliki kelebihan tenaga perpustakaan. Hal ini menunjukkan bahwa ada ketidaksesuaian antara jumlah tenaga dan beban kerja tenaga perpustakaan di empat kabupaten tersebut.