Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psychological Well Being Pada Mantan Pengguna NArkoba di Kota Palembang Muhamad Noor Ikhsan; Desy Arisandy
Jurnal Ilmiah Psyche Vol 15 No 01 (2021): Jurnal Ilmiah Psyche
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Darma Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.683 KB) | DOI: 10.33557/jpsyche.v15i01.1382

Abstract

Abstract : This study aims to determine the psychological well being of former drug users in the city of Palembang. Factors causing well being, and psychological dynamics in former drug users in the city of Palembang, this study uses a qualitative research design and uses a case study approach to be able to find out the causes of well being and psychological dynamics of the research subjects. In this study, researchers used 7 sources, 2 people as research subjects, two people as informants knew from each subject and 2 people as informants. The results of this study found that there are factors that cause both the subject of being well that arises from within oneself (internal) and factors that arise from outside self (external).The two subjects in this study broadly have the same causative factors of being well although there are some differences in the positive emotion and engagement factors found in the study. Keywords: Psychological well being, former drug user, Case Study Approach Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui psychological well being pada mantan pengguna narkoba di kota palembang. Faktor penyebab well being, dan dinamika psikologis pada mantan pengguna narkoba di kota Palembang, Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif serta menggunakan pendekatan studi kasus untuk dapat mengetahui faktor penyebab well being serta dinamika psikologis dari para subjek penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan 7 orang sumber, 2 orang sebagai subjek penelitian, dua orang sebagai informan tahu dari masing-masing subjek dan 2 orang sebagai informan pelaku. Hasil penelitian ini menemukan bahwa adanya faktor penyebab kedua subjek well being yang muncul dari dalam diri sendiri (internal) dan faktor yang timbul dari luar diri (eksternal). Kedua subjek di dalam penelitian ini secara garis besar memiliki faktor penyebab well being yang hampir sama walaupun terdapat beberapa perbedaan di dalam faktor positive emotion dan engagement yang ditemukan dalam penelitian. Kata Kunci : Psychological well being, mantan pengguna narkoba, Pendekatan studi kasus
EDUKASI INFOGRAFIS MENGENAI PSYCHOLOGICAL WELL BEING UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN Desy Arisandy; Siti Nurhalizah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.53521

Abstract

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Selatan merupakan organisasi perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel Metode yang digunakan penulis yaitu menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memahami secara mendalam kondisi psychological well-being pegawai di Bidang Anggaran BPKAD Provinsi Sumatera Selatan. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan fenomena secara rinci dan menyeluruh berdasarkan pengalaman langsung serta persepsi individu. Hasil Program edukasi berbasis infografis mengenai psychological well-being yang diterapkan di lingkungan BPKAD Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan pemahaman pegawai terhadap pentingnya kesehatan mental sebagai faktor penunjang produktivitas kerja. Pemanfaatan platform Instagram sebagai media publikasi memungkinkan penyampaian informasi secara visual, ringkas, dan menarik, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan daya serap audiens. Materi yang dikembangkan berdasarkan temuan dari observasi dan wawancara menjadikan isi konten lebih kontekstual dan aplikatif terhadap kebutuhan pegawai. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa strategi edukasi yang dikemas secara komunikatif dan adaptif dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya kesejahteraan psikologis di lingkungan kerja