Sri Rahayu Margaretna Jajuk Hanafie
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Optimalisasi Pasar Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa di Kabupaten Pasuruan Sri Rahayu Margaretna Jajuk Hanafie
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.014 KB) | DOI: 10.30742/jisa.v16i1.371

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dengan judul Strategi Optimalisasi Pasar Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa di Kabupaten Pasuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi dan mendiskripsikan pasar desa yang ada di Kabupaten Pasuruan. Mengidentifikasi permasalahan yang terkait dengan belum optimalnya pengembangan pasar desa. Mengidentifikasi faktor-faktor kelemahan, kekuatan, hambatan dan peluang pasar desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi desa. Serta menyusun dan merumuskan Strategi Optimalisasi Pasar Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa secara spesifik dalam bentuk program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh SKPD terkait.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisa Deskriptif, yaitu analisa terhadap data yang bersifat kualitatif dari hasil diskusi kelompok terfokus. Analisa Kualitatif, yaitu analisa terhadap data yang berupa pernyataan atau data yang tidak berupa angka. Analisa Kuantitatif, yaitu analisa terhadap data yang berupa angka-angka dan laporan yang berupa data kuantitatif dengan bantuan analisa statistik, untuk menghitung kecenderungan (trend), grafik dan diagram maupun prosentase (%).Hasil Penelitian ini antara lain yaitu Diperlukan Optimalisasi pasar desa yang dapat dilakukan melalui strategi peningkatan pembangunan fisik pasar desa serta perbaikan sarana prasarana yang dibutuhkan, peningkatan kualitas SDM pengelola pasar desa, peningkatan manajemen pasar desa, dan pembinaan pedagang tetap dan PKL di pasar desa. Kelemahan paling mendasar yang harus diatasi sebagian besar pasar desa di Kabupaten Pasuruan adalah skala pasarnya masih kurang ekonomis, lemahnya manajemen pasar dan kurangnya sarana dan prasarana penunjang kegiatan pasar desa. Model pengembangan pasar desa di Kabupaten Pasuruan, belum mengacu pada model pasar sehat dan belum memanfaatkan kerjasama dengan pihak swasta dalam pembiayaan pembangunan pasar desa.Kata kunci : Optimalisasi, Pertumbuhan Ekonomi Desa, Pasar Desa.
Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Probolinggo Sri Rahayu Margaretna Jajuk Hanafie
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.862 KB) | DOI: 10.30742/jisa1622016377

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini dengan judul Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini bertujuan untuk menyelaraskan dan meng-harmonisasikan kebijakan perencanaan dan penganggaran percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo, juga diharapkan arah dan kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo dapat sejalan dan mendukung upaya-upaya penanggulangan kemiskinan di tingkat Provinsi Jawa Timur maupun secara Nasional.Metode analisis yang digunakan ini adalah perspektif analisis kemiskinan non-konsumsi pada indikator-indikator yang menjadi determinan terhadap kondisi kemiskinan konsumsi di Kabupaten Probolinggo berupa analisis posisi relatif dan analisis perkembangan antar waktu terhadap indikator utama pada bidang kemiskinan non-konsumsi, serta memperhatikan relevansi perkembangan capaian indikator terhadap perkembangan di tingkat provinsi Jawa Timur dan Nasional, sehingga dapat ditentukan indikator-indikator yang akan menjadi prioritas / focus dalam menyusun kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan dirangkum dalam tabel berikut.Hasil Penelitian ini yaitu anjuran agar semangat koordinasi dan integrasi serta sinergitas antar kegiatan semakin ditingkatkan, demikian juga kemitraan antar Pemerintah dengan Masyarakat dan Swasta merupakan salah satu faktor kunci dalam suksesnya penerapan Strategi Penanggulangan Kemiskinan ini, dan sekaligus untuk pencapaian tujuan pembangunan millenium. Dan tidak kalah pentingnya, untuk dapat melakukan analisis kondisi/capaian indikator-indikator yang menjadi determinan kondisi kemiskinan sehingga diperoleh hasil pemetaan prioritas bidang intervensi dan penetapan prioritas wilayah intervensi dengan tepat, maka pemenuhan data dan informasi terkait pada seluruh kecamatan menjadi suatu keniscayaan dan senantiasa ter up date.Kata kunci : Kemiskinan, SDG’s, Kebijakan.
Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender Kabupaten Mojokerto Tahun 2017 Sri Rahayu Margaretna Jajuk Hanafie
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 17, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 17 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.849 KB) | DOI: 10.30742/jisa1712017380

Abstract

ABSTRAKJudul penelitian rencana aksi daerah pengarusutamaan gender kabupaten Mojokerto.Tujuan penenlitian (1) Mengukur efektivitas, efisiensi dan dampak implementasi karena adanya indikator yang terukur; (2) Memperkuat sistem dan komitmen lembaga/instansi baik di pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota dalam mengimplementasikan strategi PUG.Metode Analisa Kebijakan Pengarusutamaan Gender. Alur kerja analisis gender (gender analysis pathway-GAP) yang dapat digunakan untuk membantu para perencana dalam melakukan pengarusutamaan gender dalam perencanaan kebijakan/program pembangunan.Hasil penelitian strategi pengarusutamaan gender  diimplementasikan pada seluruh tahap pembangunan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan monitoring pembangunan. Implementasi pada tahap perencanaan pembangunan melalui : 1) Penguatan prasyarat  yang terdiri dari 7 aspek yaitu dukungan politik, kebijakan, kelembagaan, sumber daya, sistem data dan informasi, alat analisis  serta dukungan masyarakat sipil; 2)  Sektor/Lembaga menyusun RKA/KL di mana menggunakan data terpilah, melalui proses musrenbang, dan melewati tahapan analisis gender; 3) Bappeda kabupaten Mojokerto menyusun tolok ukur dan indikator kinerja;4)  Adanya  komitmen  dalampenerapan anggaran berimbang.Implementasi PUG pada tahap pelaksanaan pembangunan adalah : 1) Memastikan fungsi managemen pelaksanaan pembangunan  yang responsif gender melalui  koordinasi, sinkronisasi, sinergitas,bimbingan teknis dan supervisi; 2) Tidak ada kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan program yang responsif gender ditinjau dari aspek akses, partisipasi, kontrol dan manfaat.Kata kunci: Analisis, Kebijakan, Pengarusutamaan, Gender.