Diah Tri Hermawati
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Kota Kediri Tahun 2015 Diah Tri Hermawati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 15, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 15 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.087 KB) | DOI: 10.30742/jisa.v15i2.366

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dengan judul Analisis Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Kota Kediri Tahun 2015 bertujuan untuk menjelaskan kinerja TKPK Kota Kediri dalam menyelenggarakan tugas koordinasi penanggulangan kemiskinan dan pengendalian pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di daerah, menjelaskan pelaksanaan kebijakan (program, anggaran dan regulasi) penanggulangan kemiskinan di daerah dan menjelaskan pencapaian daerah dalam penanggulangan kemiskinan.          Dalam pelaksanaan penelitian ini metode yang digunakan yaitu dilakukan pengumpulan data di wilayah administrasi Pemerintah Kota Kediri dengan menggunakan subyek data yang paling dapat dipercaya (valid) dan terbarukan (update) yang dimiliki daerah bersangkutan.Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa sampai dengan tahun 2013, capaian prosentase penduduk miskin di Kota Kediri (sebesar 8,20%), masih jauh dari target pencapaian RPJMN maupun target MDG’s yang mencanangkan capaian minimal 8% pada tahun 2014. Capaian prosentase penduduk miskin Kota Kediri pada tahun 2013, masih di atas (lebih buruk) capaian di tingkat Propinsi Jawa Timur (12,73%) maupun rata-rata capaian secara Nasional (10,96%) pada tahun yang sama; Perkembangan capaian prosentase penduduk miskin di Kota Kediri selama 5 tahun terakhir (2009-2013) menunjukkan trend perkembangan yang menurun (semakin membaik) meskipun capaian pada tahun 2014 sedikit meningkat dibanding tahun 2013; Capaian indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan pada tahun 2013 masing-masing adalah 1,60% dan 0,47%. Capaian keduanya di bawah capaian di Provinsi Jawa Timur maupun Nasional. Perkembangan capaian keduanya selama 5 tahun terakhir (tahun 2009-2013) menunjukkan trend perkembangan yang semakin membaik.Kata kunci : Kemiskinan, RPJMN, MDG’s.
Analisis Kebijakan Program Penanggulangan Kemiskinan Wilayah Pesisir Kabupaten Sidoarjo Diah Tri Hermawati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 16 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.699 KB) | DOI: 10.30742/jisa1612016372

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dengan judul Analisis Kebijakan Program Penanggulangan Kemiskinan Wilayah Pesisir Kabupaten Sidoarjo Tahun 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun dokumen laporan Analisis Kebijakan Program Penanggulangan Kemiskinan Wilayah Pesisir Kabupaten Sidoarjo Tahun 2016. Mendeskripsikan kebijakan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan di wilayah pesisir Kabupaten Sidoarjo selama 5 tahun terakhir (2011-2015), permasalahan dan dampaknya dalam mendukung program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisa Deskriptif, yaitu analisa terhadap data yang bersifat kualitatif dari hasil diskusi kelompok terfokus. Analisa Kualitatif, yaitu analisa terhadap data yang berupa pernyataan atau data yang tidak berupa angka. Analisa Kuantitatif, yaitu analisa terhadap data yang berupa angka-angka dan laporan yang berupa data kuantitatif dengan bantuan analisa statistik, untuk menghitung kecenderungan (trend), grafik dan diagram maupun prosentase (%).Hasil Penelitian ini antara lain yaitu angka kemiskinan makro telah menurun sedikit dari 6,97 persen pada tahun 2011 menjadi 6,69 persen pada tahun 2013, atau sekitar 0,28 persen saja. Data mengenai jumlah nelayan masih terus diverifikasi sejak tahun 2014, dan telah tercatat 1.520 jiwa nelayan. Meskipun sedikit jumlahnya, kehidupan keluarga nelayan dan permasalahannya masih merupakan sumber kemiskinan yang sulit diatasi hingga saat ini. Strategi pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir harus didasarkan atas potensi yang dimiliki dan mengatasi secara spesifik permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat tersebut. Strategi yang dapat dilakukan adalah dengan cara : a) membantu menurunkan biaya dan beban hidup keluarga miskin, b) meningkatkan produktivitas ekonomi keluarga, baik dari hasil tangkapan ikan maupun pengolahan dan pemasaran ikan, c) memperbaiki perilaku keluarga miskin agar tidak konsumtif dan mau menabung untuk masa depannya. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memerlukan peraturan pemerintah untuk menjabarkan dan melaksanakan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani/ Pembudidaya Nelayan Di Kabupaten Sidoarjo. Sehingga melalui peraturan atau keputusan Bupati dapat disusun petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang berdampak langsung kepada peningkatan kehidupan masyarakat di wilayah pesisir.Kata kunci : Penanggulangan, Kemiskinan, Pesisir, Produktivitas.