Endang Siswati
Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN PASAR PRODUK UNGGULAN HORTIKULTURA KABUPATEN TUBAN Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 18, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 18 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.851 KB) | DOI: 10.30742/jisa1812018444

Abstract

ABSTRAKJudul Strategi Pengembangan Pasar Produk Unggulan Hortikultura Kabupaten Tuban. Tujuan penenlitian (1) Mendapatkan informasi tentang deskripsi penawaran dan permintaan produk unggulan hortikultura, (2) Mendapatkan informasi tentang keragaan pasar produk unggulan hortikultura, yang meliputi sistem pemasaran, tujuan pasar, harga produk, persaingan pasar dan kendala pemasaran produk yang dihadapi selama 5 tahun terakhir (2011-2015), (3) Mendapatkan informasi tentang strategi pengembangan pasar berkelanjutan yang dibutuhkan dalam memanfaatkan potensi produk unggulan hortikultura.Metode yang digunakan adaalah analisis deskriptif. Metode analisis bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data yang didapatkan dalam observasi dan survey dianalisis dengan metode yaitu: Analisis Efisiensi Pemasaran, Analisis Integrasi Pasar, Observasi Jaringan Kerja Pasar, Analisis Integrasi/Keterpaduan Pasar, Analisis Regresi Harga, dan Koefisien Index of Market Connection (IMC).Hasil Penelitian Strategi Pengembangan Pasar Produk Unggulan Hortikultura Kabupaten Tuban masih memiliki potensi besar dalam pengembangan hortikultura buah-buahan melalui usaha intensifikasi, yaitu mangga, jeruk, melon, semangka, duku, pisang dan jambu biji. Dalam mengembangkan usaha hortikultura petani kecil, maka strategi yang dapat dilaksaksanakan sebaiknya melalui 3 tahapan yaitu: (1) redistribusi harta produksi utama, yaitu lahan pertanian, dapat berupa pengalihan pemilikan atau berupa berupa pengaturan institusional yang memberikan peluang kepada petani tak bertanah; (2) meningkatkan produktivitas lahan pertanian, melalui perubahan teknologi dan inovasi, kebijakan ekonomi dan perbaikan sistem kelembagaan, dan (3) investasi dalam sumberdaya manusia melalui pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani hortikultura dan petugas pembina petani hortikultura.Kata kunci : Strategi, Hortikultura, Produktivitas.