Erni Setiyowati
Stikes Panca Bhakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Walking Exercise Program pada Pasien Kanker Payudara dengan Cancer Related Fatigue di Ruang Raflesia RSUD Abdoel Moeloek Provinsi Lampung : Implementation of the Walking Exercise Program for Brest Cancer patients with Cancer related Fatigue in the Raflesia Room at Abdoel Moeloek Hospital, Lampung Province Dewi Damayanti; Merza Nopitaa; Erni Setiyowati
Madago Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.374 KB) | DOI: 10.33860/mnj.v1i1.281

Abstract

Pendahuluan: Penyakit kanker payudara dan pengobatan kemoterapi yang dijalani oleh pasien memberikan efek kelelahan atau Cancer Related Fatigue (CRF) yang sangat mengganggu aktivitas dan kualitas hidup pasien. Exercise atau olahraga bagi pasien kanker dibutuhkan untuk menangani masalahCancer Related Fatigue (CRF). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa efek dari penerapan Walking Exercise Program (WEP) terhadap penurunan Cancer Related Fatigue (CRF). Metode dalam penelitian ini adalah penelitian terapanapllied research dengan desain penelitian One-Group Pretest-Postest Desaign, teknik pemilihan sample dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Instrument untuk menilai Cancer Related Fatigue (CRF) pada penelitian ini mengunakan Fatigue Assesment Scale (FAS). Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Walking Exercise Program (WEP) dapat menurunkan skalaCancer Related Fatigue (CRF) pada kedua responden. Berdasarkan hasil penelitian WEP dapat dijadikan sebagai salah satu manajemen kelelahan untuk masalah Cancer Related Fatigue(CRF) pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSAM Provinsi Lampung. Saran: Untuk penelitian selanjutnya agar dilakukan penelitian dengan jumlah sample yang lebih banyak dan adanya kelompok kontrol dan kelompok yang diberi intervensi agar diperoleh hasil secara statistik dan lebih valid.