Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA ANATOMI DALAM PENCIPTAAN PATUNG REALIS (KOP) BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN SENI RUPA FBS UNY Djoko Maruto
Imaji Vol 13, No 1 (2015): IMAJI FEBRUARI
Publisher : FBS UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.684 KB) | DOI: 10.21831/imaji.v13i1.4047

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan pelaksanaan penerapan media anatomi untuk peningkatan kemampuan mahasiswa Seni Rupa dalam penciptaan seni patung realis, meliputi cara memilih bahan yang tepat, penggunaan peralatan yang efesien, penguasaan teknik pembuatan, dan pemerkayaan metode pembelajaran sehingga lebih variatif. Penelitian ini dilakukan di Studio/ruang kelas  seni patung pada Jurusan Pendidikan Seni Rupa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan tersebut digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pembelajaran anatomi untuk peningkatan kemampuan mahasiswa Seni Rupa dalam penciptaan seni patung realis. Metode kualitatif dipakai sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan  dari orang-orang atau pelaku yang dapat diamati. Pendekatan kualitatif ini diarahkan pada individu secara menyeluruh dalam keutuhan kelas. Relevansi pemilihan pendekatan ini adalah bahwa  penelitian kualitatif pada prinsipnya adalah mengamati perilaku orang dalam lingkungan kehidupannya, berinteraksi dengan mereka, dan berusaha memahami aktivitas mereka dengan dunia sekitarnya. Proses analisis data meliputi reduksi  data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi sebagai suatu yang  jalin-menjalin pada saat sebelum, selama, dan sesudah pengumpulan data berlangsung. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pembelajaran menggunakan gambar anatomi untuk peningkatan kemampuan mahasiswa Seni Rupa dalam penciptaan seni patung realis: (1).Cara memilih bahan yang tepat; (2) Penggunaan  peralatan yang efesien, yaitu alat untuk mematung, yaitu sudip atau butsir; dan (3) Penguasaan teknik mematung dengan menggunakan gambar anatomi yang benar  dimulai dari global sampai finishing. Hasilnya mahasiswa mampu membuat karya patung  dengan anatomi yang benar dan realis  secara mandiri.
KAJIAN ETIKA, ETIS DAN ESTETIKA DALAM KARYA SENI RUPA Djoko Maruto
Imaji Vol 12, No 1 (2014): IMAJI FEBRUARI
Publisher : FBS UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.238 KB) | DOI: 10.21831/imaji.v12i1.3629

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karya seni rupa menyangkut garis, warna, bentuk, dan komposisi yang memenuhi kriteria etika, etis, dan estetika. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data berupa lukisan dan patung yang dipilih secara proporsional dan  purpossive sampling. Analisa data dilakukan proses ini ada tiga hal utama yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi sebagai suatu yang jalin-menjalin pada saat sebelum, selama dan sesudah pengumpulan data berlangsung. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) garis lebih berperan sebagai pembentuk kontur objek (outline) dan juga pembentuk orang, bangunan, pohon, awan, serta gunung. Dalam hal ini, garis menjadi sarana pengungkapan ide, suasana, dan kesan; (2) warna yang digunakan cenderung warna campuran, misalnya primer dan sekunder untuk memberi kesan kematangan melalui warna-warna, seperti merah, kuning, hijau, ungu,  dan  oranye;  (3)  bentuk  gambar  cenderung menampilkan figur manusia secara realis; (4)  komposisi cenderung menampilkan pusat perhatian sehingga objek dapat terfokus; (5) karya yang memenuhi kriteria etika, etis, dan estetika, terutama karya  rupa  yang  ada  unsur  erotisme  atau  nude,bergantung  pada  teks, konteks,serta kegunaannya.