Herman Amrullah
Fungsi Production Engineering, Pertamina Hulu Kalimantan Timur, Pertamina Subholding Upstream Region 3 Zona 10, Pasir Ridge, Telaga Sari, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan 76111, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan kualitas air buangan ke laut dengan metode FLOCOM untuk lapangan offshore produksi minyak dan gas bumi Adji Swandito; Herman Amrullah; Sutrisno Sutrisno; Dendy Andalas Putra; Cesaria Riza Asyifa
Jurnal Rekayasa Proses Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.69285

Abstract

A B S T R A C TWastewater disposal to the sea in oil and gas production is an important and critical part to ensure the continuity of production process and environment. Quality enhancement to reduce oil content in wastewater disposal to the sea could be achieved by injecting chemical in oil and water separation process. Chemical reverse demulsifier base flocculant is generally used for chemical treatment of wastewater disposal; however excessive injection of flocculant forms flock particle that causes deadlock on operation tools. The purpose of this research was to study the effect of innovative FLOCOM method application in wastewater to the sea quality. The experiment was conducted in offshore Attaka field that had flock problem. FLOCOM method application results showed reduction of oil content in wastewater to sea from 20 mg/L to 10 mg/L and reduction of chemical consumption in offshore Attaka field from 4.6 gallons per thousand barrel oil equivalent to 3.2 gallons per thousand barrel oil equivalent.Keywords: flocculant; FLOCOM method; offshore oil and gas field; reverse demulsifier; wastewater to seaA B S T R A KAir buangan ke laut dalam proses produksi minyak dan gas bumi merupakan hal yang penting dan krusial untuk menjamin kesinambungan proses produksi dan lingkungan. Peningkatan kualitas air buangan ke laut dalam rangka menurunkan jumlah minyak terkandung dalam air buangan dapat dilakukan dengan cara injeksi bahan kimia dalam proses pemisahan minyak dan air. Bahan kimia yang umumnya digunakan adalah reverse demulsifier berbasis flokulan. Namun penggunaan flokulan dalam jumlah banyak dapat menimbulkan permasalahan operasi dengan timbulnya partikel flock yang dapat menyebabkan kebuntuan pada alat operasi. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh aplikasi metode inovasi FLOCOM dalam kualitas air buangan ke laut. Penelitian dilakukan di lapangan offshore Attaka yang terdapat permasalahan flock. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FLOCOM dapat menurunkan kandungan minyak dalam air buangan ke laut dari 20 mg/L menjadi 10 mg/L serta dapat menurunkan konsumsi injeksi bahan kimia pada lapangan offshore Attaka dari 4.6 gallons per thousand barrel oil equivalent menjadi 3.2 gallons per thousand barrel oil equivalent.Kata kunci: air buangan ke laut; flokulan; lapangan offshore minyak dan gas bumi; metode FLOCOM; reverse demulsifier
Peningkatan kualitas air buangan ke laut dengan metode FLOCOM untuk lapangan offshore produksi minyak dan gas bumi Adji Swandito; Herman Amrullah; Sutrisno Sutrisno; Dendy Andalas Putra; Cesaria Riza Asyifa
Jurnal Rekayasa Proses Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.69285

Abstract

A B S T R A C TWastewater disposal to the sea in oil and gas production is an important and critical part to ensure the continuity of production process and environment. Quality enhancement to reduce oil content in wastewater disposal to the sea could be achieved by injecting chemical in oil and water separation process. Chemical reverse demulsifier base flocculant is generally used for chemical treatment of wastewater disposal; however excessive injection of flocculant forms flock particle that causes deadlock on operation tools. The purpose of this research was to study the effect of innovative FLOCOM method application in wastewater to the sea quality. The experiment was conducted in offshore Attaka field that had flock problem. FLOCOM method application results showed reduction of oil content in wastewater to sea from 20 mg/L to 10 mg/L and reduction of chemical consumption in offshore Attaka field from 4.6 gallons per thousand barrel oil equivalent to 3.2 gallons per thousand barrel oil equivalent.Keywords: flocculant; FLOCOM method; offshore oil and gas field; reverse demulsifier; wastewater to seaA B S T R A KAir buangan ke laut dalam proses produksi minyak dan gas bumi merupakan hal yang penting dan krusial untuk menjamin kesinambungan proses produksi dan lingkungan. Peningkatan kualitas air buangan ke laut dalam rangka menurunkan jumlah minyak terkandung dalam air buangan dapat dilakukan dengan cara injeksi bahan kimia dalam proses pemisahan minyak dan air. Bahan kimia yang umumnya digunakan adalah reverse demulsifier berbasis flokulan. Namun penggunaan flokulan dalam jumlah banyak dapat menimbulkan permasalahan operasi dengan timbulnya partikel flock yang dapat menyebabkan kebuntuan pada alat operasi. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh aplikasi metode inovasi FLOCOM dalam kualitas air buangan ke laut. Penelitian dilakukan di lapangan offshore Attaka yang terdapat permasalahan flock. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FLOCOM dapat menurunkan kandungan minyak dalam air buangan ke laut dari 20 mg/L menjadi 10 mg/L serta dapat menurunkan konsumsi injeksi bahan kimia pada lapangan offshore Attaka dari 4.6 gallons per thousand barrel oil equivalent menjadi 3.2 gallons per thousand barrel oil equivalent.Kata kunci: air buangan ke laut; flokulan; lapangan offshore minyak dan gas bumi; metode FLOCOM; reverse demulsifier