The character has been the main thing of someone succeeds in his life actualization. One who has an excellent intelligent could gain success if only he has good character. Character disorder has attacked anybody, from children, teenager, and adult that bring out various disorder and harmful behaviors. It is caused by unknowing, denying and the missapplicationing of the self-identity. A teenager who is used to be the self-identity explorer is the susceptible group of neither disorder character nor identity. Being a Christian teenager isn’t good enough without having a clear understanding of his self-identity as a follower of Christ. Due to the understanding of that self-identity, the Christian teenager could have good character by reflecting Christ through all of his life.AbstrakKarakter menjadi titik penentu keberhasilan seseorang dalam pengaktualisasian kehidupannya. Seseorang yang memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi pun hanya dapat berhasil jika memiliki karakter yang berkualitas. Krisis karakter dialami oleh semua orang, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa, yang memunculkan berbagai perilaku menyimpang serta merugikan diri sendiri maupun orang lain. Salah satu penyebab terjadinya krisis karakter ini adalah karena ketidaktahuan, penyangkalan dan penyalahgunaan identitas diri. Remaja yang identik dengan pencarian jati diri adalah kelompok yang paling rentan mengalami krisis karakter yang disebabkan oleh krisis identitas diri ini. Menjadi seorang remaja Kristen tidaklah cukup tanpa sungguh-sungguh memahami identitas dirinya sebagai seorang pengikut Kristus. Sebab hanya dengan memahami identitas diri itulah, remaja Kristen akan mampu memiliki karakter yang berkualitas yakni karakter Kristus yang direfleksikan melalui seluruh kehidupannya.