Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang wacana ketidakmerataan pembangunan di Indonesia. Adapun temuan dalam artikel ini adalah pembangunan di Indonesia tidak terlepas dari wacana dan proses pembangunan. Proses pembangunan Indonesia merupakan suatu kegiatan yang terus menerus dan menyeluruh dilakukan mulai dari penyusunan suatu rencana, penyususnan pogram, kegiatan pogram, pengawasan sampai pada pogram terselesaikan.Namun pada kenyataannya proses pembangunan yang ada Indonesia tidak sesuai dengan tujuan pembangunan nasional. Selama ini cendrung terjadi ketimpangan atau ketidakcocokan antara wacana dan prakteknya. Sehingga pembangunan di Indonesia tidak merata masih terpusat pada daerah-daerah perkotaan. Negara ini juga belum dapat memanfaatkan wilayah-wilayah daerah pelosok yang memiliki potensi untuk membangun perekonomian Indonesia sehingga dapat menambah pendapatan Negara.Kata Kunci: Wacana, Ketidakmerataan, Pembangunan di Indonesia.This article aims to describe the discourse on inequality of development in Indonesia. The findings in this article is the development in Indonesia can not be separated from the discourse and the development process. Indonesia's development process is an activity that is constantly and thoroughly carried out starting from the preparation of a plan, prepare the program, the activities program, the supervision to the terselesaikan.Namun Program is in fact the existing development process Indonesia is not in accordance with national development objectives. During this tends to happen inaccuracies or incompatibility between discourse and practice. So that the uneven development in Indonesia is still focused on urban areas. The country is also not yet able to take advantage of areas remote areas that have the potential to build Indonesia's economy so as to increase state revenue.Keywords: Discourse, Inequality, Development in Indonesia.