Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Construction of Macroeconomic Variables on Financial Inclusion in Indonesia Abdul Wahab; Qarina Qarina; Alim Syariati; Muhammad Dwi Aprinandhi
Al-Buhuts Vol. 18 No. 1 (2022): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ab.v18i1.2599

Abstract

This study aims to determine the construction of macroeconomic variables and the level of financial inclusion in Indonesia. The variables in this study are the Gini ratio, poverty, economic growth (GDP), and the open unemployment rate as independent variables and financial inclusion as the dependent variable. The analysis technique is in the form of panel data regression using the best model of the three panel data regression models, namely the common effect model, fixed effect model, and random effect model. The model chosen based on the results of the Hausman test and Chow test is a random effect model. The value of the coefficient of determination is 21.6%. By using a random effects model that was processed using the Eviews 12 program, the results obtained that the Gini ratio variable had a positive and insignificant effect on financial inclusion, the percentage of poor variable had a negative and significant effect on financial inclusion, the variable economic growth (GDP) had a positive and significant effect on financial inclusion, The open unemployment rate variable has a negative and significant effect on financial inclusion.
ANALISIS ASURANSI SYARIAH TERHADAP PDB PERKAPITA DI INDONESIA Qarina Qarina; Asrahmaulyana Asrahmaulyana
Jurnal Iqtisaduna Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v5i2.19011

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim yang besar. Tingginya jumlah penduduk muslim di Indonesia menjadikan usaha berbasis Syariah dinilai mampu mendorong pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi dikatakan berhasil jika tingkat kesejahteraan masyarakat semakin baik. Keberhasilan pembangunan ekonomi tanpa menyertakan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan mengakibatkan kesenjangan dan ketimpangan dalam kehidupan masyarakat. Asuransi Syariah merupakan salah satu bentuk bentuk kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan. Asuransi Syariah adalah asuransi berdasarkan prinsip syariah dengan usaha tolong-menolong (ta’awuni) dan saling melindungi (takafuli) diantara para Peserta melalui pembentukan kumpulan dana (Dana Tabarru’) yang dikelola sesuai prinsip syariah untuk menghadapi risiko tertentu. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Asuransi Syariah, investasi terhadap PDB Perkapita di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data ordinary least square (OLS). Objek penelitian adalah Asuransi Syariah, investasi, dan PDB Perkapita. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suransi syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB Perkapita. Dimana setiap terjadi peningkatan aset asuransi syariah akan meningkatkan PDB Perkapita di Indonesia. Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB Perkapita.
Kerugian Ekonomi Akibat Kemacetan Lalu Lintas Terhadap Masyarakat Muslim Yang Bermukim Di Kota Makassar Asrahmaulyana Asrahmaulyana; Qarina Qarina; Lindry Ervina Edison
Jurnal Iqtisaduna Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v6i2.19016

Abstract

Jumlah kendaraan di Kota Makassar setiap tahunnya mengalami peningkatan, akan tetapi tidak diimbangi dengan infrastruktur lalu lintasnya, yang akhirnya menyebabkan kemacetan. Kemacetan mengakibatkan pengguna jalan merasakan stres, waktu terbuang, mengurangi jam kerja atau belajar, pemborosan bensin dan hilangnya pendapatan. Maka perlu dikaji besar kerugian dari dampak kemacetan pengguna jalan yang dapat dilihat dari perubahan pengeluaran untuk BBM saat lalu lintas normal dibandingkan dengan saat terjebak kemacetan, hilangnya pendapatan dan kerugian ekonomi lainya akibat kemacetan. Untuk menganalisis persepsi pengguna jalan terhadap dampak kemacetan dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif sementara untuk menganalisis besarnya nilai kerugian akibat kemacetan menggunakan rumus menghitung nilai rata-rata. Adapun besar kerugian akibat kemacetan yaitu pengeluaran untuk pembelian BBM dalam kondisi  normal untuk pengguna mobil sebesar Rp 19.285,38 sedangkan motor sebesar Rp 7.217,86. Namun apabila mereka terjebak kemacetan maka biaya tersebut meningkat menjadi sebesar Rp 29.428,46 per mobil dan Rp 13.175,71 per motor. Kerugian yang ditanggung adalah sebesar Rp 10.143,08 per mobil dan Rp 5.957,85 per motor. Potensi ekonomi BBM yang hilang akibat kemacetan yang di tanggung setiap tahunnya untuk pemborosan BBM sebesar Rp. 5.742.896.274,00 per tahunnya di Kota Makassar. Dan untuk pendapatan sopir angkut yang hilang akibat kemacetan yaitu sebesar Rp. 6.654.319.372,8 per tahunnya.
Analisis pengaruh pengeluaran pemerintah, pengangguran, dan inflasi terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia 2005-2021 Qarina Qarina
KINERJA Vol 19, No 4 (2022): November
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v19i4.11949

Abstract

Kemiskinan menjadi salah satu masalah terpenting yang dihadapi oleh negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia. Peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat sampai saat ini masih menjadi tujuan utama dalam pembangunan ekonomi. Masalah kemiskinan yang terjadi saat ini salah satunya diakibatkan karena program pemerintah yang dinilai masih kurang tepat sasaran untuk orang miskin. Maka dari itu, penelitian ini akan mengidentifikasi belanja modal, jumlah pengangguran, dan inflasi untuk melihat keterkaitannya dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia. Sehingga diharapkan dengan adanya penelitian ini maka dapat diketahui pengaruh belanja modal, jumlah pengangguran, inflasi terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kunatitatif deskriptif. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder belanja modal, jumlah pengangguran, inflasi, dan tingkat kemiskinan di Indonesia sejak 2005-2021 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Dan variabel belanja modal dan inflasi berpengaruh positif namun signifikan terhadap tingkat kemiskinan.
ANALISIS DETERMINAN NILAI TUKAR DI INDONESIA Qarina Qarina
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): January
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v2i2.562

Abstract

Nilai tukar merupakan persoalan yang kompleks dengan banyak dimensi yang dihadapi seluruh negara. Nilai tukar yang stabil menjadi indikator pertumubuhan ekonomi. Nilai tukar suatu negara harus dijaga tingkat kestabilannya karena jika nilai mata uang mengalami pelemahan dalam jangka yang lama maka akan mempengaruhi sisi impor yang nantinya akan mempengaruhi pertmubuhan ekonomi pada negara tersebut. Otoritas moneter memegang peranan penting dalam menstabilkan nilai mata uang. Penelitian ini mencoba untuk melihat determinan nilai tukar dengan menggunakan variabel inflasi, suku bunga, dan cadangan devisa menggunakan data sekunder dan teknik analisis regresi linear berganda. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah variabel inflasi mempunyai hubungan negatif dan signifikan terhadap nilai tukar, variabel suku bunga dan cadangan devisa mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai tukar.
Dampak Investasi, Suku Bunga, dan Inflasi terhadap Permintaan Uang di Sulawesi Selatan Periode 2006-2020 Qarina Qarina
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v2i3.34702

Abstract

Uang adalah segala sesuatu yang digunakan untuk melakukan transaksi atau pembayaran barang maupun jasa. selain itu untuk juga merupakan segala sesuatu yang dapat dipakai atau diterima untuk melakukan pembayaran baik barang, jasa maupun hutang, dimana permintaan uang sebagai Jumlah uang yang beredar yang memiliki peranan penting karena sebagai alat transaksi penggerak perekonomian, besar kecilnya jumlah uang yang beredar akan mempengaruhi daya beli riil masyarakat dan juga tersedianya komoditi kebutuhan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Investasi, suku bunga, dan inflasi terhadap permintaan uang di sulawesi selatan, Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah diperoleh dari data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) di Sulawesi selatan, serta dari sumber- sumber lain yang dapat mendukung penelitian ini, Penelitian menggunakan jenis penelitian korelasional, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan uang di Sulawesi Selatan, dan Suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan uang di Sulawesi Selatan, sedangkan Inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan uang di Sulawesi Selatan.
Peranan Lembaga Pembiayaan dalam Penyaluran Kredit Sepeda Motor di Kota Makassar Qarina Qarina; Asrahmaulyana Asrahmaulyana; Hermita Arif; Sri Fatmasari Syam
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v2i3.35346

Abstract

Kredit merupakan salah satu sarana yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lembaga pembiayaan berperan sebagai lembaga intermediasi dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satu kegiatan lembaga pembiayaan adalah menyediakan kredit pembelian sepeda motor kepada masyarakat. Semakin meningkatnya permintaan kredit sepeda motor pada lembaga pembiayaan menjadi alasan mengapa penelitian ini layak dilakukan. Adapun variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tingkat pendapatan masyarakat, biaya angsuran kredit yang ditetapkan lembaga pembiayaan, jangka waktu pengembalian kredit, dan yang terakhir harga tunai dari sepeda motor itu sendiri kemudian yang menjadi variabel dependen dari penelitian ini adalah tingkat permintaan kredit sepeda motor. Penelitian ini menggunakan data primer dan metode analisis regresi linear berganda atau yang biasa disebut Ordinary Least Square (OLS). Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Variabel biaya angsuran, dan jangka waktu pengembalian kredit yang dilakukan oleh lembaga pembiayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan kredit sepeda motor di Kota Makassar. Sementara itu Variabel pendapatan dan harga tunai memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap permintaan kredit sepeda motor di Kota Makassar.
Breaking Barriers; Socioeconomic Determinants of Household Consumption under the Leadership of Woman Asrahmaulyana, Asrahmaulyana; Ma’ruf, Muhammad Imam; Qarina, Qarina; Aisyah, Sitti
EcceS: Economics, Social, and Development Studies Vol 10 No 2 (2023): December
Publisher : Economics Department, Faculty of Economic and Islamic Business, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v10i2.42837

Abstract

Poverty in families led by women is a specific issue, with various limitations, including employment status that has the potential to influence consumption habits within the household in Makassar City. The novelty of this research is to provide a deeper understanding of the challenges, needs, and potential in seeking solutions to improve the economic conditions and well-being of single mothers, especially in the specific local context of Makassar city. The expected future impact of this research is that stakeholders can collaborate to create positive changes in the lives of single mothers. The research adopts a quantitative approach with a path analysis method, using primary data, namely direct research or direct observation of the research subjects to obtain relevant information.The results show that the direct relationship between education and employment type has a positive and significant impact on women's income in Makassar City, while age and the number of family members have a negative and insignificant effect on women's income in Makassar City. Additionally, it was found that the education variable has a negative and insignificant impact on household consumption in Makassar City; conversely, age, the number of family members, employment type, and women's income have a positive and insignificant effect on household consumption in Makassar City. The indirect relationships based on the research results indicate that the education variable has a negative and significant impact on household consumption through women's income, while age, the number of family members, and employment type have a positive and significant impact on household consumption through women's income. Thus, the overall study provides an overview that factors such as education, employment type, age, the number of family members, and women's income play different roles in influencing income and household consumption in Makassar City. Policy implications of these findings may include efforts to enhance access to education and employment opportunities for women to increase household income and consumption.
Implementasi Upah dan Pajak terhadap Peningkatan Pendapatan Perkapita di Indonesia Qarina, Qarina
SINOMIKA Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Ekonomi dan Akuntansi Vol. 1 No. 4 (2022)
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sinomika.v1i4.553

Abstract

This study aims to analyze how wages and taxes can increase per capita income in Indonesia. By using path analysis techniques (path analysis), empirically this study found the result that wages have a positive and significant effect on GDP per capita both directly and indirectly through taxes.
Pengaruh Upah dan Penanaman Modal Dalam Negeri Terhadap PDB Perkapita Qarina, Qarina
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i2.16472

Abstract

Pembangunan ekonomi dikatakan berhasil jika tingkat kesejahteraan masyarakat semakin baik. Keberhasilan pembangunan ekonomi tanpa menyertakan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan mengakibatkan kesenjangan dan ketimpangan dalam kehidupan masyarakat. PDB perkapita merupakan cerminan perekonomian suatu negara dan menjadi ukuran kesejahteraan masyarakat. PDB Perkapita merupakan besaran pendapatan rata-rata masyarakat di suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah dan penanaman modal dalam negeri terhadap PDB Perkapita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data ordinary least square (OLS). Objek penelitian adalah PDB Perkapita, upah, dan penanaman modal dalam negeri. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB Perkapita dan Penanaman Modal Dalam Negeri berpengaruh negatif dan tidak signifikan tehadap PDB Perkapita.Kata Kunci: Kesejahteraan, PDB Perkapita, Upah, Penanaman Modal Dalam Negeri