This Author published in this journals
All Journal Mimbar Agama Budaya
Tafrichul Fuady Absa
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE PERFECT BEING OF R. M. P. SOSROKARTONO'S THINKING Tafrichul Fuady Absa
Mimbar Agama Budaya Vol 38, No 1 (2021): Mimbar Agama Budaya
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4175.217 KB) | DOI: 10.15408/mimbar.v38i1.21002

Abstract

Abstract. This article reviews R. M. P. Sosrokartono's thoughts about the perfect human being. He defines a perfect being as a person who is able to live up to the knowledge of ngawoelo dateng kawoelaning Goesti. In order to have such life and behavior that reflect the attributes of God by loving and maintaining the wholeness of God's creation, therefore, the alignment must be based on catur murti. That is, to be able to unite and balance feelings, thoughts, words, and actions. The union of the four components is based on the value of truth so that the actualization in life becomes the proper thought, feeling, word, and action. That is the perfect being who will become caliph on earth. Abstrak. Artikel ini mengulas pemikiran R. M. P. Sosrokartono tentang manusia paripurna. Baginya, manusia paripurna adalah manusia yang mampu menghayati ilmu ngawoelo dateng kawoelaning Goesti. Sehingga hidup dan perilakunya akan mencerminkan sifat-sifat Tuhan dengan cara mencintai dan menjaga keutuhan ciptaan Tuhan. Penyelarasan itu harus didasari oleh catur murti. Yaitu, mampu menyatukan sekaligus menyeimbangkan antara perasaan, pikiran, perkataan, dan perbuatan. Penyatuan empat komponen tersebut berdasarkan pada nilai kebenaran, sehingga penyatuan itu menjadi pikiran yang benar, perasaan yang benar, perkataan yang benar dan perbuatan yang benar. Itulah manusia paripurna yang menjadi khalifah di muka bumi.