This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Berkah Fajar
Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, 50275

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STUDI EKSPERIMENTAL ENERGI BAYU SEBAGAI ENERGI HIJAU UNTUK PRODUKSI GAS HIDROGEN MELALUI ELEKTROLISIS DENGAN ELEKTRODA SS 316 Immanuel Kevin Dio Hutagalung; Berkah Fajar; Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan kebutuhan pokok kehidupan manusia yang selalu dibutuhkan untuk segala bentuk aktivitas. Energi fosil adalah sumber energi utama namun energi fosil bukanlah energi terbarukan dan tidak ramah lingkungan. Ketergantungan pada energi fosil akan menyebabkan penipisan energi tersebut serta dampak dari gas buang berupa CO dan CO2 terhadap pemanasan global yang sangat besar sehingga kehidupan makhluk di bumi terancam. Untuk mengatasinya perlu energi alternatif yang terbarukan dan ramah lingkungan sebagai sumber energi baru seperti energi hidrogen dan energi angin. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan energi angin dimana akan dikonversikan oleh turbin angin menjadi energy listrik dan kemudian disalurkan ke sel eletrolisis untuk mengelektrolisis air sehingga dapat memproduksi hidrogen. Penelitian ini diawali dengan proses perancangan dan pembuatan elektroliser dengan tipe Alkaline Water Electrolysis (AWE) menggunakan elektroda bermaterial SS 316 dilanjutkan dengan pengujian menggunakan power supply sebagai sumber daya dan terakhir merangkai elektroliser dengan turbin angin di dua lokasi, yaitu Pantai Marina Semarang dan Rooftop Training Center UNDIP. Pengujian berlangsung selama 7 hari di setiap lokasi dengan durasi pengujian kurang lebih 4 jam per hari.Hasil dari pengujian selama 14 hari adalah pengujian di Rooftop Training Center UNDIP didapatkan efisiensi sistem secara keseluruhan sebesar 7,37 %, lebih tinggi dibandingkan di Pantai Marina Semarang sebesar 5,217 %. Kemudian secara keseluruhan, efisiensi sistem di dua tempat yang berbeda selama 7 hari masih sedikit, sehingga pemanfaatan energi angin masih kurang memadai.
STUDI EKSPERIMENTAL ENERGI BAYU SEBAGAI ENERGI HIJAU UNTUK PRODUKSI GAS HIDROGEN MELALUI ELEKTROLISIS DENGAN ELEKTRODA SS 304 Rais Dwi Anggoro; Berkah Fajar; Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan kebutuhan pokok kehidupan manusia yang selalu dibutuhkan untuk segala bentuk aktivitas. Energi fosil adalah sumber energi utama namun energi fosil bukanlah energi terbarukan dan tidak ramah lingkungan. Ketergantungan pada energi fosil akan menyebabkan penipisan energi tersebut serta dampak dari gas buang berupa CO dan CO2 terhadap pemanasan global yang sangat besar sehingga kehidupan makhluk di bumi terancam. Untuk mengatasinya perlu energi alternatif yang terbarukan dan ramah lingkungan sebagai sumber energi baru seperti energi hidrogen dan energi angin. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan energi angin dimana akan dikonversikan oleh turbin angin menjadi energy listrik dan kemudian disalurkan ke sel eletrolisis untuk mengelektrolisis air sehingga dapat memproduksi hidrogen. Penelitian ini diawali dengan proses perancangan dan pembuatan elektroliser dengan tipe Alkaline Water Electrolysis (AWE) menggunakan elektroda bermaterial SS 304 dilanjutkan dengan pengujian menggunakan power supply sebagai sumber daya dan terakhir merangkai elektroliser dengan turbin angin di dua lokasi, yaitu Pantai Marina Semarang dan Rooftop Training Center UNDIP. Pengujian berlangsung selama 7 hari di setiap lokasi dengan durasi pengujian kurang lebih 4 jam per hari. Hasil dari pengujian selama 14 hari adalah pengujian di Rooftop Training Center UNDIP didapatkan efisiensi sistem secara keseluruhan sebesar 3,00 %, lebih tinggi dibandingkan di Pantai Marina Semarang sebesar 2,38 %. Kemudian secara keseluruhan, efisiensi sistem di dua tempat yang berbeda selama 7 hari masih sedikit, sehingga pemanfaatan energi angin masih kurang memadai.
STUDI EKSPERIMENTAL AC SPLIT INVERTER R32 DAN R410A DENGAN REFRIGERAN R1270 Muhammad Yudha Wijaya; Berkah Fajar; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan, banyak Produsen AC membuat AC dengan kualitas yang bagus dan dapat ramah lingkungan. Perkembangan dalam operasi kompresor (inverter) berkecepatan variabel .Tujuan Penelitian ini meliputi perbandingan AC inverter dengan Refrigerant R-32 dan R-410 serta Refrigerant MC-32. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis refrigerant terhadap variasi beban pendinginan, karakteristik temperatur ruang selama 24 jam, temperatur panas lanjut, temperatur sub-dingin, COP untuk beban parsial, konsumsi energi selama 24 jam dan pengaruhnya terhadap kemampuan kerja pendinginan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan cara melakukan pengujian alat, observasi lapangan, dan studi pustaka, kemudian melakukan pengambilan data yaitu pada AC dengan jenis refrigerant R-32, R-410 dan MC-32 Penelitian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 24 jam pengerjaan untuk memperoleh perbandingan energi yang digunakan oleh masing – masing refrigerant yang ingin diuji. Setelah mengumpulkan data nyata, total dan konsumsi energi operasional, daya rata-rata tertimbang dan konsumsi energi dari hari-hari tertentu yang dipilih dilakukan. analisis yang dilakukan, adalah membandingkan rasio penghematan energi AC inverter dengan refrigerant R-32 , R-410 dan MC-32.Pemanas tambahan juga digunakan untuk memvariasikan kondisi beban internal ruangan.
STUDI NUMERIK PENGARUH KETINGGIAN STEP TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN MELALUI BACKWARD-FACING STEP Alvindriyove Alvindriyove; Khoiri Rozi; Berkah Fajar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini behubungan dengan karakterstik aliran yang terbentuk setelah melalui backward-facing step. Karakteristik aliran yang terbentuk terdiri dari separasi aliran, resirkulasi, dan reattachment. Dalam menganalisis karatakteristik aliran ini digunakan metode simulasi dengan software ANSYS FLUENT 2016 dan shear stress transport (SST) k-ω sebagai model turbulennya. Efek-efek perubahan ketinggian step terhadap karakteristik aliran diuji menggunakan bilangan Reynold sebesar Re = 1,3 x 104. Hasil-hasil simulasi dari penelitian ini ditemukan bahwa zona resirkulasi mengalami pembesaran dan titik reattachment mengalami pemanjangan pada daerah downstream. Tekanan dan energi kinetik turbulen berkurang dengan diberikan penambahan ketinggian pada step. Perubahan energi kinetik turbulen secara siknifikan hanya terjadi pada daerah downstream. Sedangkan pada daerah upstream, distribusi energi kinetik turbulen hanya terjadi di dinding dan sedikit di area inlet. Koefisien friksi mengalami fluktuasi cukup kuat pada dinding sisi downstream.
PENGARUH VARIASI TINGGI STEP PADA FORWARD-FACING STEP TERHADAP SEPARASI DAN RESIRKULASI ALIRAN DENGAN Re = 9,0 x 104 Bima Putra Redanno; Khoiri Rozi; Berkah Fajar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan geometri step terhadap karakteristik aliran dalam forward-facing step. Perubahan geometri dari ketinggian step h/H = 0,33; h/H = 0,47; dan h/H = 0,60 pada bilangan Reynolds sebesar 9,0 x 104 disimulasikan. Simulasi dalam studi ini menggunakan software ANSYS Fluent 2019 R3 dengan model turbulen menggunakan k-ε realizable. Hasil-hasil penetian didapatkan bahwa perubahan bentuk berupa variasi ketinggian step dapat mempengaruhi karakteristik aliran fluida diantaranya ukuran zona resirkulasi pada daerah upstream yang semakin dapat memperpendek titik reattachment pada sisi downstream seiring bertambahnya kenaikan step. Ketinggian step yang bertambah juga menyebabkan distribusi aliran tekanan tinggi semakin luas serta energi kinetik turbulen pada daerah downstream turun. Koefisien friksi pada bagian upstream didapati menurun seiring bertambahnya ketinggian step namun pada bagian downstream cenderung uniform.