Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Simbiosis Mutualisme antara Aktivitas Personal Selling dan Keputusan Pembelian Kamar Hotel: Studi di Smart Hotel Lubuklinggau Indra Kusumawardhana; Yuniar Meilyanti
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 09, Nomor 01, Juli 2022
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2022.v09.i01.p01

Abstract

Studi penelitian ini ditujukan untuk mengetahui simbiosis mutualisme antara kegiatan “personal selling” dengan keputusan pembelian kamar di Smart Hotel Lubuklingga sebagai upaya untuk peningkatan pengetahuan produk dan kualitas pelayanan. Simbiosis mutualisme adalah interaksi dan hubungan antara dua atau lebih individu/ oragnisme yang saling menguntungkan. Metode penelitian kuantitatif dilakukan pada studi ini dengan memilih asosiatif kausal dengan regresi berganda dalam menganalisa data menggunakan bantuan program SPSS dalam mengolah data statistic. Pengumpulan data diperoleh dari survey online menggunakan google form kepada pelanggan Smart Hotel Lubuklingga. Dua variabel penelitian telah ditentukan yaitu variabel Y yang mewakili variabel keputusan pembelian dan variabel X dengan indikator yang terbagi menjadi X1 sampai X5 untuk pembentuk variabel personal selling. Hasil yang dicapai dari olah data SPSS didapatkan nilai uji F sebesar 37.118, R sebesar 0.850, dan R square sebesar 72.3% sehingga ditemukan adanya pengaruh dari aktivitas personal selling terhadap keputusan pembelian kamar di Smart Hotel Lubuklinggau sebesar 72.3%. Selanjutnya, dapat dipahami bahwa simbiosis mutualisme tercapai antara “sales person” dengan pelanggan Smart Hotel Lubuklingga. Diskusi dan rekomendasi untuk pendekatan meningkatkan pengetahuan produk dan kepuasan layanan tamu juga dibahas selain untuk keterbaharuan tinjauan pustaka mengenai bauran pemasaran juga sebagai temuan baru untuk cara meningkatkan pembelian kamar hotel dan masukan bagi departemen sales & marketing di hotel. Peneltian selanjutnya diharapkan dapat menutup 27.7% variabel-variabel lain yang tidak diteliti di studi ini.