PENGARUH REINFORCING FACTOR TERHADAP PERILAKU SEKSUAL SISWI DI SMA NEGERI X MEDANTAHUN 2013 Masta Melati HutahaeanSTIKes Murni TeguhProgram Studi DIII Kebidananmastahutahaean020101@gmail.com ABSTRAK Perkembangan remaja Indonesia banyak terhambat oleh berbagai hal, saat ini siapapun termasuk remaja bisa dengan mudah memperoleh tontonan seksual yang selama ini ditabukan untuk dibahas secara transparan. Penelitian ini adalah studi deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh reinforcing factor terhadap perilaku seksual siswi di SMA Negeri X Medan dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang siswi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik quota sampling. Menggunakan uji statistik chi square. Hasil uji statistik menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara peran orang tua (p value =0,04), peran guru (p value=0,002) dan peran teman sebaya (p value=0,02) terhadap perilaku seksual siswi di SMA Negeri X Medan. Peran guru merupakan faktor yang dominan memengaruhi perilaku seksual siswi dengan OR=13,131 artinya siswi yang memiliki perilaku seksual positif memiliki dukungan peran guru sebesar 13,131 kali diabndingkan dengan siswi yang memiliki perilaku seksual negatif. Oleh karena itu perilaku seksual siswi paling utama dipengaruhi oleh informasi yang tepat dan akurat yang diperoleh dari guru.Bagi SMA Negeri X Medan, agar mempertimbangkan dalam upaya peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan kesehatan reproduksi bagi peserta didik di sekolah baik melalui kurikulum pendidikan seperti mata pelajaran biologi dan agama serta mengadakan penyuluhan tentang pentingnya kesehatan reproduksi remaja sehingga pengetahuan peserta didik mengenai kesehatan reproduksi dapat ditingkatkan lagi. Kata Kunci : Reinforcing Factor, Perilaku Seksual Siswi