Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Workshop Pengayaan Materi Praktik Kerja Industri Bagi Siswa SMK ANCOP Desa Kewalelo Flores timur LYLY SOEMARNI LIOE; Ringkar Situmorang; Andi Guna
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.067 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.575

Abstract

Pendidikan vokasi menjadi perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia agar memiliki keterampilan dan daya saing yang baik. Pendidikan vokasi seperti sekolah menengah kejuruan memiliki program praktik kerja industri (Prakerin) selama 2 bulan untuk memberikan pengalaman kerja dan penerapan pengetahuan dan keterampilan bagi siswanya. SMK ANCOP melihat adanya kebutuhan pembekalan lebih dalam bagi siswa-siswinya yang mengikuti program praktik kerja industri pada biro perjalanan wisata di Jakarta sekitarnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 7 hari dan melibatkan program studi Pariwisata, Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Perjalanan (STP Bandung) dengan tujuan memberikan pengayaan materi keterampilan terkait dengan bidang kerja dan meningkatan kemampuan intra dan interpersonal (soft skill). Metode yang digunakan untuk materi keterampilan melalui praktikum di lab komputer untuk penggunaan teknologi informasi seperti Computer Reservation System, penelusuran informasi melalui mesin pencari, praktik pemanduan di TMII sedangkan untuk materi soft skill melalui paparan dan diskusi dalam kelas. Hasil dari kegiatan ini berupa kumpulan tugas mandiri yang dapat memperlihatkan kemampuan dan keterampilan dari masing-masing materi pengayaan dan evaluasi tertulis dari pihak yayasan ANCOP yang menyatakan bahwa siswa-siswi SMK ANCOP dapat menjalankan tugas tanggungjawabnya selama 02 bulan dengan menunjukkan kemampuan bekerja dan mampu berinteraksi dengan rekan kerja dan beradaptasi di lingkungan baru. Manfaat dari program pengayaan ini memberikan kesempatan bagi siswa-siswi SMK ANCOP untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang terkini dalam upaya menghadapi dunia kerja yang kompleks khususnya dibidang perjalanan wisata, dimana tuntutan disiplin, mandiri, inisiatif dan kemampuan beradapatsai menjadi kunci keberhasilan.
Pengayaan Materi Praktik Operasional Restoran Hotel Bagi Siswa Smkn Dki Jakarta LYLY SOEMARNI LIOE; Rahmat Kusnedi; Andi Guna
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.914 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.599

Abstract

Bentuk pembelajaran dengan metode praktikum merupakan salah satu cara untuk menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Manfaat dari praktikum adalah melatih keterampilannya siswa secara aktif dan memberikan kesempatan bagi siswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknis pada saat yang bersamaan sehingga memberikan pemahaman secara utuh atas materi pelajaran. SMKN Pariwisata memiliki jurusan Tata Boga dan Tata Hidang yang menerapkan metode pembelajaran praktikum dan kegiatan praktikum jurusan tata boga dan tata hidang dilakukan di dalam laboratorium yang terpisah. SMKN melihat adanya kebutuhan melakukan praktikum bersama antar siswa jurusan Tata Boga dan Tata Hidang sehingga keterampilan teknis siswa dapat diterapkan dalam lingkungan yang mendekati kondisi di industri. Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari program pengayaan materi praktikum bagi siswa SMKN dan pelaksanannya mengambil tempat di laboratorium restoran, laboratorium Kitchen dan Bakery & Pastry serta melibatkan dosen pengajar serta mahasiswa program studi Pariwisata. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengalaman praktis bagi siswa dalam melakukan kegiatan praktikum bersama dan bersinerji antar siswa Tata Boga dan Tata Hidang. Metode kegiatan adalah siswa Tata Boga membuat menu Balinese dari makanan pembuka, sup, utama sampai penutup dengan dipandu oleh seorang Chef instruktur dan dibantu mahasiswa dalam menyiapkan peralatan. Pada waktu yang bersamaan siswa Tata Hidang akan menyusun meja kursi serta menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk layanan prasmanan (buffet) dan pemberian materi tentang layanan prasmanan dan praktik pembuatan minuman. Serta demonstrasi fruit carving dan ice carving serta mencoba teknik carving sederhana. Kemudian siswa Tata Hidang menjalankan perannya sebagai greeter pembuat minuman dan waiter saat tamu datang ke restoran. Manfaat program ini adalah memberikan pengalaman atas kegiatan operasional sebuah restoran hotel dan membangun bentuk kerjasama antar siswa serta memberikan pengalaman dalam mengolah makanan dalam jumlah banyak dengan waktu terbatas serta pengalaman memberikan layanan kepada tamu undangan.