Pendidikan vokasi menjadi perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan sumber dayamanusia agar memiliki keterampilan daya saing yang baik. Pendidikan vokasi mendukung ketersediaanSDM pariwisata di destinasi pariwisata di Indonesia. Pendidikan vokasi SMK Pariwisata jugamemberikan pengalaman kerja dan penerapan pengetahuan dan keterampilan bagi siswanya. Dalampengembangan kapasitas sekolah menghasilkan SDM yang berkualitas, SMK ANCOP Larantuka dapatmemenuhi tenaga pendidik yang berkualitas hingga sekarang.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 10 hari dan melibatkan program StudiManajemen Bisnis Perjalanan, STP Bandung dengan tujuan memberikan pengayaan materi keterampilanterkait dengan bidang Travel dan meningkatan kemampuan intra dan interpersonal (soft skill) baikpendampingan bagi guru maupun penguatan materi bagi siswa SMK Ancop Larantuka. Metode yangdigunakan untuk materi keterampilan melalui praktikum yang sangat sederhana dan prasarana yangsangat terbatas untuk penggunaan global informasi seperti Computer Reservation System, TicketingDomestik dan Ticketing International baik teori maupun praktik untuk materi soft skill melalui paparandengan diskusi dalam kelas maupun diluar sekolah. Hasil dari kegiatan ini berupa kemampuan mengajarbagi guru-guru Jurusan Usaha Perjalanan Wisata serta pemahaman bagi siswa SMK dibidang TravelServices sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan, disiplin, kemandirian, inisiatif beradaptasidengan professional pariwisata