Muhammad Handika Suryanto
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Partisipasi Keluarga dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Perspektif Hukum Islam Muhammad Handika Suryanto
Jurnal Kawakib Vol 4 No 1 (2023): Studi Keislaman
Publisher : Program studi Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kwkib.v4i1.110

Abstract

Cases of sexual violence from year to year are increasing and troubling the Indonesian people. The government's response was to pass the Sexual Violence Act, in which there is an important role for family participation. So, the aims are: (1) To describe family participation in the Sexual Violence Crime Law and (2) To analyze Family Participation in the Sexual Violence Crime Law based on the perspective of Islamic Law. This research method is qualitatively normative with the study of center. The results there were 6 points of family participation analyzed by Islamic law. The analysis of family participation in article 86 of the Sexual Violence Crime Law from the perspective of Islamic law is sourced from the Qur'an Surat As-Saffat verse 102 and Al-Isra’ verse 32. And also from Bukhari Hadith number 5538 and number 4801. And the last from qawaid fiqh about eliminating mudharatan.
Peran Kantor Urusan Agama Dalam Meminimalisasi Kasus Perkawinan di Bawah Umur Pada Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Handika Suryanto
Sakina: Journal of Family Studies Vol. 6 No. 1 (2022): Sakina: Journal of Family Studies
Publisher : Islamic Family Law Study Program, Sharia Faculty, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan di bawah umur merupakan problematika perkawinan yang masih banyak terjadi di Kecamatan Dau termasuk ketika pandemi covid-19. Kantor Urusan Agama sebagai instansi layanan dan bimbingan perkawinan yang paling memahami tentang pengaturan batasan umur di dalam perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian empiris dan pendekatan kualitatif. Cara memperoleh data di lapangan melalui wawancara dan dokumentasi. Proses pengolahan data digunakan teknik pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi, analisis, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor-faktor yang melatarbelakangi perkawinan di bawah umur di KUA Kecamatan Dau di masa pandemi covid-19 ialah faktor sosial budaya berupa pola pikir dan kebiasaan masyarakat yang kaku, faktor agama dengan kekhawatiran orang tua terhadap perilaku hubungan anaknya, faktor pergaulan bebas yang berujung kepada hamil di luar nikah, faktor ekonomi dengan dalih menjadi teman kerja sebagai petani, dan faktor pendidikan yang kurang. Peran KUA Kecamatan Dau dalam meminimalisasi kasus perkawinan di bawah umur pada masa pandemi covid-19 ialah peran penghulu sekaligus Kepala KUA dalam melakukan sosialisasi, pengetatan pendaftaran perkawinan, dan menjalin kerja sama sektoral. Peran para penyuluh agama dengan datang di forum-forum di masyarakat serta menasihati calon pengantin saat Jomblokan. Terakhir ialah peran para modin desa dengan mengedukasi masyarakat melalui penyuluhan dan saran untuk menunda perkawinan di bawah umur.