Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRUKTURAL DAN SOSIOLOGIS NOVEL MANGALUA: PERANG ANTAR KAMPUNG, KAWIN LARI, IRONI ADAT BATAK TOBA R Mulia Nasution
MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Vol 18, No 1 (2020): Medan Makna Juni
Publisher : Balai Bahasa Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mm.v18i1.2315

Abstract

Melarikan anak gadis orang, akibat penentangan dari pihak keluarga perempuan, terjadi di kelompok masyarakat Batak. Dikenal dengan mangalua, suatu bentuk perkawinan dalam adat Batak Toba, di mana seorang lelaki dengan wanita pilihannya mau melaksanakan perkawinan bersama dengan melarikan diri. Dalam konteks situasi, mangalua adalah kawin lari secara bebas. Secara leksikal berarti melaksanakan kegiatan membawa lari atau melarikan. Secara konseptual berarti sepasang muda-mudi kawin di luar prosedur perkawinan ideal. Meskipun kawin lari sebagai bentuk pelanggaran adat, tersedia tata-tertib penyelesaiannya. Dari kejadian perkawinan lari itu dapat berlaku bentuk perkawinan jujur, dan mandiri, tergantung pada perundingan keluarga kedua belah pihak. Pengkajian sosiologis, menyoroti segi-segi sosial kemasyarakatan secara obyektif berkaitan dengan perilaku masyarakat, kebiasaan, adat istiadat, dan situasi perang antar kampung. Kini dapat dilihat hubungan erat antara kebudayaan dan masyarakat, karena aturan menentukan suatu perbuatan. Studi ini, tidak dapat dipisahkan dari totalitas kehidupan dan hubungan sosial historisnya, oleh sebab itu, strukturalisme genetik mengaitkan asal usul karya tersebut.