This study examines and analyzes the effect of information technology implementation, motivation, and competence on the employee performance of Rural Banks (BPR) in Kupang City, utilizing an explanatory approach and employing the Theory of Planned Behavior and Spencer's Competency Theory as The theoretical framework. The data are collected from interviews and questionnaires with a total sample of 184 respondents of employees of BPR in Kupang City selected through a simple random sampling technique. This study utilizes the classical assumption test, hypothesis testing, multiple linear regression analysis, and analysis of the coefficient of determination (R2), processed by SPSS 25. The findings exhibit that, simultaneously, the information technology implementation (X1), motivation (X2), and competence (X3) have a significant effect on employee performance; and partially, the information technology implementation (X1) has no effect on employee performance while motivation (X2) and competence (X3) have a positive effect on employee performance. This study provides valuable insights on the positive effect of information technology implementation, motivation, and competence on employee performance, and offers significant benefits to all parties involved, particularly Rural Banks. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kombinasi yang bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi informasi, motivasi, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan Theory of Planned Behaviour serta Competency Theory Spencer sebagai acuan dan landasan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan penyebaran kuesioner yang menggunakan teknik simple random sampling dan terkumpul sejumlah 184 sampel. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan BPR di Kota Kupang. Analisis data menggunakan software SPSS 25. Uji yang digunakan pada penelitian ini antara lain uji asumsi klasik, uji hipotesis, analisis regresi linear berganda, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan implementasi teknologi informasi (X1), motivasi (X2), dan kompetensi (X3) berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, implementasi teknologi informasi (X1) tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sedangkan motivasi (X2) serta kompetensi (X3) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dapat memberikan informasi tentang pengaruh positif dari implementasi teknologi informasi, motivasi dan kompetensi terhadap kinerja karyawan serta akan memberikan kontribusi positif bagi semua pihak khususnya bagi BPR.