Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Karakteristik Aktivitas Komersial Pada Kawasan Koridor Jalan Tlogosari Raya Kota Semarang Agus Sarwo Edi Sudrajat
Pondasi Vol 27, No 1 (2022): JUNI
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v27i1.22880

Abstract

ABSTRAKPerkembangan kota tidak terlepas dari berkembangnya kegiatan ekonomi, Kota Semarang termasuk salah satu kota yang kegiatan ekonominya berkembang dengan pesat. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya aktivitas komersial yang berkembang mengikuti koridor jalan. Aktivitas komersial yang berkembang di sepanjang koridor jalan Tlogosari Raya merupakan salah satunya. Tidak hanya berkembang di sepanjang koridor jalan akan tetapi pada jalan-jalan penghubung yang menghubungkan jalan utama Tlogosari Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sampel yang digunakan adalah pemilik bangunan komersial atau pelaku usaha/ pihak yang menjalankan aktivitas komersial seperti pedagang kaki lima dan konsumen serta menggunakan teknik purposive sampling atau teknik sampel yang dimana dalam penelitian tersebut menentukan kriteria-kriteria tertentu dalam pengambilan sampelnya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa aktivitas komersial yang ada di kawasan koridor Jalan Tlogosari Raya terdiri dari berbagi bentuk aktivitas komersial. Bentuk-bentuk tersebut dibedakan atas dasar bentuk, jenis, sifat kegiatan, jenis komoditas yang ditawarkan dan lokasi pelayanannya. Aktivitas komersial yang ada di kawasan koridor Jalan Tlogosari Raya termasuk ke dalam kawasan aktivitas komersial dengan bentuk aktivitas komersial yang di dominasi oleh makanan, dari segi jenis adalah kost dan dari segi sifat kegiatan adalah Convenience Shop.Kata Kunci : Aktivitas Komersial; Karakteristik; Koridor Jalan ABSTRACT The development of the city is inseparable from the development of economic activities, the city of Semarang is one of the cities whose economic activities are growing rapidly. This is indicated by the large number of commercial activities that develop following the road corridor. Commercial activity that develops along the Tlogosari Raya road corridor is one of them. Not only developing along road corridors but also on connecting roads that connect the main Tlogosari Raya road. The method used in this study uses a descriptive qualitative approach with the sample used is the owner of commercial buildings or business actors / parties who run commercial activities such as street vendors and consumers and uses purposive sampling technique or sampling technique which in this study determines the criteria particular in the sampling. Based on the research that has been done, it can be seen that commercial activities in the corridor area of Jalan Tlogosari Raya consist of various forms of commercial activity. These forms are distinguished on the basis of form, type, nature of activities, types of commodities offered and location of services. Commercial activities in the corridor area of Jalan Tlogosari Raya are included in the commercial activity area with the form of commercial activity being dominated by food, in terms of type is boarding and in terms of the nature of the activity is Convenience Shop.Keyword: Commercial Activities; Characteristics; Road Corridor
Perancangan Kawasan Pesisir Trimulyo Berbasis Infrastruktur Hijau Melalui Pengembangan Neotradisional Irvan Shihab Maulana; Agus Sarwo Edi Sudrajat
Jurnal Kajian Ruang Vol 3, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v3i1.26529

Abstract

ABSTRAK Kelurahan Trimulyo merupakan salah satu wilayah pesisir yang terletak di pantai utara Laut Jawa. Kelurahan Trimulyo termasuk ke dalam Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan letaknya, Kelurahan Trimulyo mengalami beberapa permasalahan, seperti, banjir, rob, dan kumuh. Permasalah tersebut menyebabkan dampak yang cukup serius, salah satunya menyebabkan aksesibilitas para penduduk di Kelurahan Trimulyo terganggu. Namun, berdasarkan permasalahan tersebut, sebenarnya terdapat beberapa potensi yang dapat dikembangkan di wilayah pesisir Kelurahan Trimulyo tersebut, diantaranya dapat dijadikan sebagai tambak budidaya ikan yang nantinya hasil dari pertambakan tersebut dapat diolah untuk dijual sebagai hasil olahan ikan. Berdasarkan potensi serta masalah yang ada di wilayah pesisir delineasi perancangan Kelurahan Trimulyo tersebut, dapat dilakukan sebuah penelitian dengan harapan dapat dijadikan landasan untuk merancang ulang atau re-desain wilayah pesisir delineasi perancangan Kelurahan Trimulyo. Dengan adanya re-desain kawasan tersebut, nantinya diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada di Kelurahan Trimulyo tersebut. Tujuan penelitian ini adalah sebagai arahan perancangan wilayah pesisir delineasi perancangan di Kelurahan Trimulyo berbasis infrastruktur hijau dan berkelanjutan dengan pengembangan neotradisional.  Kata Kunci : Perancangan; Pesisir; Trimulyo ABSTRACT Trimulyo Village is one of the coastal areas located on the north coast of the Java Sea. Trimulyo Village is included in Genuk District, Semarang City, Central Java. Based on its location, Trimulyo Village experienced several problems, such as flooding, rob, and others. This problem causes quite serious impacts, one of which causes the accessibility of residents in Trimulyo Village to be disturbed. However, based on these problems, actually there are several potentials that can be developed in the coastal area of Trimulyo Village, including those that can be used as fish farming ponds which later the results from these ponds can be processed to be sold as processed fish products. Based on the potential and problems that exist in the coastal area of the Trimulyo Village design delineation, a project can be carried out in the hope that it can be used as a basis for redesigning or re-designing the coastal area of Trimulyo Village design delineation. With the re-design of the area, it is hoped that later it will be able to overcome the problems that exist in the Trimulyo Village. The purpose of this research is as a design direction for the delineation of coastal area design in Trimulyo Village based on green and sustainable infrastructure with neo-traditional development.Keyword: Design; Coast; Trimulyo
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN TPS 3R DI KECAMATAN KLAMBU Agus Sarwo Edi Sudrajat; Ricky Bagus Santoso; Hendrianto Sundaro
Jurnal Kajian Ruang Vol 3, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v3i1.29603

Abstract

ABSTRAKProgram TPS 3R yaitu kegiatan pengurangan dan penanganan sampah agar seluruh lapisan masyarakat, baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat itu sendiri untuk melaksanakan pembatasan timbulan sampah, pendauran ulang, dan pemanfaatan kembali sampah atau yang lebih dikenal dengan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Dalam pengelolaan tersebut perlu adanya peran masyarakat,Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pengelolaan persampahan. Keterlibatan masyarakat dapat diukur melalui bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat. Bentuk Partisipasi dan tingkat masyarakat. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif yaitu kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data berdasarkan jumlah atau banyaknya yang dilakukan secara objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum. Kemudian untuk memperoleh data, pada penelitian ini untuk pengambilan data menggunakan kuesioner yang akan diisi oleh pengelola dan masyarakat terlayani TPS 3R.Tujuan untama dari penelitian ini adalaha mengidentifikasi Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan TPS 3R Belik Sari Kecamatan Klambu. Sedangkan hasil yang diharapkan adalalah mengetahui Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Tahapan Perencanaan TPS 3R Belik Sari Kecamatan Klambu.Kata Kunci : Tingkat, Partisipasi, Perencanaan ABSTRACTThe 3R TPS program is an activity to reduce and manage waste so that all levels of society, both the government, the business world and the community themselves, can implement restrictions on waste generation, recycling, and reuse of waste or better known as 3R (Reduce, Reuse, Recycle). The management needs the role of the community. Community participation is one of the supporting factors for the success of solid waste management. Community involvement can be measured through the form and level of community participation. Participation form and community level. The research method in this study uses quantitative analysis, namely the activities of collecting, processing, analyzing, and presenting data based on the amount or number that is carried out objectively to solve a problem or test a hypothesis to develop general principles. Then to obtain data, in this study to collect data using a questionnaire that will be filled out by the manager and the community served by TPS 3R. The main objective of this study is to identify the level of community participation in the planning of the Belik Sari 3R TPS, Klambu District. While the expected result is to know the level of community participation in the planning stages of TPS 3R Belik Sari, Klambu District.Keyword: Level, Participation, Planning <w:LsdException Locked="false" Priority="62" Name="Light Grid A