Program hibah skim Ipteks bagi Masyarakat (IbM), dengan sasaran para ex WTS yang berada di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dapat memberikan inovasi produk olahan menjadi makanan alternatif yaitu dendeng/abon nabati dengan me-manfaatkan bahan-bahan sisa tidak terjual, bahan limbah pertanian maupun bahan setempat yang berlimpah misalnya jantung pisang, jamur tiram, buah nangka muda, atau buah jambu monyet, dsb. Inovasi produk yang ditawarkan. Dengan inovasi produk olahan menjadi makanan alternatif diharapkan mereka mampu memanfaatkan bahan nabati sebagai pengganti daging untuk sebagian masyarakat yang harus men-gurangi konsumsi daging, selain itu juga meningkatkan usaha yang mampu menerobos pasar kuliner baik di wilayah Malang Raya (kota Malang, kabupaten Malang dan kota Batu) yang pada akhirnya mampu menghidupi keluarganya dan keluarga orang lain dari produk yang dihasilkan. Dari hasil praktek produk tiga perlakuan bahwa harga pem-belian bahan baku abon jantung pisang paling rendah tetapi mampu memberikan margin terbesar yaitu 187,8% sedang abon daging sapi dengan harga bahan tertinggi memberikan margin terendah yaitu 76%, kombinasi abon dari jantung pisang dan daging memberikan margin cukup besar yaitu 103,9% dibanding abon daging sapi. Dengan hasilngan tersebut maka produk abon jantung pisang dengan daging dari segi nilai gizi maupun daya beli sangat memungkin untuk dipasarkan (marketable).