Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMERIKSAAN UROLITHIN DAN POLIMORFISME GEN FAT MASS OBESITY-ASSOCIATED (FTO) RS9939609 SEBAGAI MARKER PREDIKTOR OBESITAS ANAK Hana Nafisah
Jurnal Medika Hutama Vol. 1 No. 04 Juli (2020): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Obesitas anak adalah masalah kesehatan yang serius karena berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiometabolik. Obesitas anak terjadi karena interaksi antara faktor lingkungan dan faktor genetik. Baru-baru ini mikrobiota usus mulai diketahui sebagai faktor lingkungan yang bertanggung jawab dalam kenaikan berat badan dan obesitas. Sedangkan faktor genetik yang diketahui berhubungan dengan obesitas adalah polimorfisme gen Fat Mass Obesity-Associated (FTO) dengan nomor referensi rs9939609 yang juga mempengaruhi patofisiologi obesitas anak. Kedua hal ini berpotensi digunakan sebagai penanda untuk memprediksi obesitas anak. Dengan memprediksi awal kejadian obesitas anak, maka morbiditas dan komplikasi obesitas anak dapat dicegah sejak dini. Isi: Mikrobiota usus dan gen FTO memainkan peran penting untuk mengatur homeostasis energi serta perkembangan obesitas. Mikrobiota usus akan melepaskan metabolit spesifik yaitu urolithin di dalam feses dan urin pasien. Urolithin terdiri dari 3 metabotipe, yaitu UM-A, UM-B, dan UM-0. Pada individu yang obesitas UM-B kadarnya ditemukan lebih tinggi dibandingkan UM-A dan UM-0. Mikrobiota yang berkorelasi dengan obesitas dan kadar UM-B yang tinggi adalah Coriobacteriaceae dan Proteobacteria. Sedangkan Polimorfisme gen yang berhubungan dengan obesitas adalah polimorfisme gen FTO rs9939609. Gen ini terdiri dari alel A dan T, di mana alel risiko AA berhubungan langsung dengan peningkatan akumulasi lemak tubuh. Alel A FTO rs9939609 dikaitkan dengan peningkatan asupan lemak 1,5 g/hari dan jumlah energi 25 kJ/hari pada anak-anak. Simpulan: Pemeriksaan kadar metabolit urolithin dari mikrobiota usus dan pemeriksaan polimorfisme gen FTO rs99309 berpotensi untuk digunakan sebagai prediktor kejadian obesitas anak.
HOLISTIC MANAGEMENT OF 63 YEARS OLD GERIATRIC MAN WITH AXIAL NECK PAIN THROUGH THE FAMILY MEDICINE APPROACH Hana Nafisah; Clara FIrhan Asifa; Dian Isti Angraini
Medula Vol 13 No 1 (2023): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v13i1.602

Abstract

The most common health problem at work is musculoskeletal disorders (MSDs). One of the most common complaints of MSDs is pain in the neck muscles or axial neck pain. Axial neck pain is often exacerbated and has many risk factors, especially related to workplace ergonomics. Comprehensive management is needed so that risk factors can be identified, and holistic management can be given. Application of evidence-based medicine-based family doctor services by identifying risk factors, clinical problems, and patient management based on a patient problem-solving framework using a patient-centered and family approach. Primary data were obtained through anamnesis, physical examination, supporting examinations and home visits to assess the physical environment. The patient complains of pain in the back of the neck accompanied by a feeling of stiffness in the neck. Complaints felt since 1 week ago. The pain is felt like squeezing, comes and goes, decreases slightly when you apply warm oil and rest, but a few moments later the pain will recur, the pain gets worse after working lifting heavy weights on your shoulders or turning your neck to the right and left and lowering your head. Pain also radiates from the back of the neck to the shoulders, shoulder blades and upper back. Pain does not radiate down the arm. According to the patient's statement, the pain scale felt by the patient between 1-10 is 7. Diagnosis and management of this patient is carried out holistically and comprehensively, patient center, family appropriate, community oriented with drug administration, carrying out ergonomic guidelines at work and doing cervical exercises regularly according to the EBM so that it can prevent recurrence of axial neck pain.