p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medika Hutama
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) PADA PENYAKIT HIPERTENSI : SEBUAH STUDI LITERATUR: indonesia Tiara Trias Tika
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab morbiditas terbesar didunia. Penderita hipertensi diperkirakan mencapai 1,5 miliar pada tahun 2025 dari total seluruh penduduk dunia dan mortalitas yang disebabkan dapat mencapai 9,4 juta individu. Hipertensi didefinisikan sebagai sebagai tekanan darah tinggi dengan tekanan sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang. Gejala hipertensi tidaklah spesifik atau terkadang asimtomatik. Terapi hipertensi dapat berupa non farmakologik dan farmakologik. Pengobatan tradisional atau pengobatan herbal dipercaya pada sebagaian masyarakat Indonesia untuk mengobati penyakitnya sendiri.. Oleh karena itu, salah satu pengobatan dengan tanaman herbal atau tradisional yakni dengan menggunakan daun salam diduga dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini merupakan studi literature dengan mengambil data sekunder yang diperoleh dari hasil penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa pemberian daun salam berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah karena didalam daun salam terdapat senyawa flavonoid dan minyak atsiri yang berperan dalam penurunan tekanan darah, serta dengan rutin mengkonsumsi juga dapa membantu tubuh untuk membuang kelebihan cairan dan garam yang berkaitan dengan penurunan tekanan darah.
Metode ERACS Sebagai Program Perioperatif Pasien Operasi Caesar: indonesia Tiara Trias Tika
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 02 Januari (2022): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enhanced Recovery After Caesarean Section (ERACS) merupakan program pemulihan pasca operasi caesar yang dinilai dapat memberikan hasil pemulihan fungsional yang lebih cepat, serta manfaat lainnya seperti meminimalisir terjadinya komplikasi, dan pengurangan waktu rawat inap. Penerapan program ERACS juga dinilai dapat memberikan keuntungan lainnya seperti meningkatkan kualitas perawatan dan menurunkan paparan dan kecanduan opioid. Terdapat 3 elemen dalam penerapan ERACS, yaitu persiapan preoperatif, perawatan intraoperatif, dan perawatan post operatif. Persiapan preoperatif meliputi antenatal care berupa edukasi, pengaturan waktu puasa, pemberian antibiotik, dan optimalisasi hemoglobin. Perawatan intraoperatif yaitu manajemen cairan dan tekanan darah, manajemen suhu, pemberian anestesi, analgesik, dan uterotonika, delayed cord clamping, penjepitan tali tertunda, serta inisiasi menyusui dini (IMD). Perawatan post operatif meliputi asupan oral dini, pemberian analgetik, mobilisasi dini, dan pelepasan kateter urin dini.