Pandemi Covid-19 membawa dampak yang begitu besar pada aspek pendidikan. Adapun mahasiswa di tahun pertama kuliah akan mengalami banyak perubahan yang besar, dimana individu dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan berbagai aspek kehidupan secara bersamaan. Ditambah dengan situasi pandemi covid-19 yang mengharuskan aktivitas belajar mengajar menggunakan metode daring yang membuat mahasiswa harus beradaptasi lagi dengan kondisi yang baru. Perubahan metode pembelajaran ini berdampak pada psikologis mahasiswa seperti menjadi stres selama mengikuti perkuliahan online. Stres yang dialami mahasiswa baru dapat berasal dari tuntutan eksternal maupun internal. Untuk mengatasi stres ketika perkuliahan daring, mahasiswa dapat melakukan strategi coping stress untuk mengurangi perasaan stres yang sedang terjadi, yaitu coping yang berfokus pada masalah dan coping yang berfokus pada emosi. Penelitian dengan metode studi literatur ini bertujuan untuk melihat apakah strategi coping pada mahasiswa baru fakultas kedokteran dalam pembelajaran daring dapat mengurangi stress. Hasil dari studi literatur menunjukan bahwa tingkat stres pada mahasiswa kedokteran di tahun pertama sangat tinggi yang menunjukkan lebih dari 50% populasi mahasiswa kedokteran mengalami stress. Hal tersebut dikarena mahasiswa yang kebingungan menghadapi metode daring dan tumpukan tugas yang membuat pembelajar semakin mengalami kecemasan. Kecemasan yang berkepanjangan dapat menimbulkan stres yang tentunya dapat mengganggu kegiatan dalam kehidupan sehari-hari.