This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medika Hutama
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA MELAKUKAN ACTIVITY OF DAILY LIVING DENGAN KONDISI KESEHATAN MENTAL EMOSIONAL PADA LANSIA DI DESA BANJAR GUNTUNG Widya Destria Nurti
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 02 Januari (2022): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Perubahan holistik dan berbagai masalah kesehatan yang terjadi pada lansia dapat mempengaruhi tingkat kemandirian dan dampak pada kondisi kesehatan mental lansia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat kemandirian lansia melakukan activity of daily living dengan kondisi kesehatan mental emosional pada lansia di desa Banjar Guntung. Metode: Desain penelitian yang digunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, Sampel penelitian diambil dengan cara purposive sampling dan mengaju pada kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Self Reporting Questionnaire (SRQ 20) dan Indeks Katz. Analisa yang digunakan analah analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan chi-square test dengan melihat nilai pearson chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan mayoritas subjek penelitian berusia 60-74 (75,3%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 67,1%, pekerjaan petani sebanyak 56,2%, pendidikan SD sebanyak 61,6%, status perkawinan, yaitu janda sebanyak 54,8%, jenis 8 penyakit hipertensi sebanyak 15,1 bertempat tinggal bersama keluarga sebanyak 94,5%. Dari 58,9% orang responden memiliki tidak ada terindikasi kesehatan mental emosional dengan kategori tingkat kemandirian sebanyak 87,7%. Hasil uji chi-square didapatkan p value (0,000) < α (0,05) menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat kemandirian lansia melakukan activity of daily living dengan kondisi kesehatan mental emosional pada lansia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, perlu dilakukan peningktan kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan kondisi kesehatan mental pada lansia, sehingga kesehatan mental emosional lansia berada pada kondisi sehatdan memiliki kualitas aktivitas fisik yang baik.