Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINJAUAN ETNOFARMAKOLOGI TUMBUHAN OBAT PADA ETNIS BANJAR DI KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR KOTA BANJARMASIN noor cahaya
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 2, No 2 (2017): Indonesia Natural research Pharmaceutical Journal
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.705 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v2i2.779

Abstract

Setiap etnis memiliki keanekaragaman dalam hal kearifan lokal, salah satunya pemanfaatan tumbuhan obat untuk pengobatan tradisional. Etnis Banjar memiliki ciri khas tersendiri dalam memanfaatkan tumbuhan obat secara tradisional. Penelitian bertujuan menginventarisasi jenis, bagian, cara penggunaan, durasi, dosis, aturan pakai dan tujuan penggunan tumbuhan obat yang digunakan oleh etnis Banjar di Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara cross sectional menggunakan teknik pengambilan sampel quota sampling. Jumlah responden sebanyak 239 menggunakan lembar kuisioner. Hasil penelitian menyatakan terdapat sebanyak 47 jenis tumbuhan obat. Bagian yang digunakan yaitu daun, rimpang, buah, batang, herba, bunga, umbi dan biji. Tujuan penggunaan untuk mencegah penyakit, mengobati penyakit/gejala penyakit dan perawatan tubuh. Cara penggunaan digunakan secara topikal maupun oral, sebagian besar dengan cara direbus dan diminum. Durasi penggunaan tumbuhan obat yang digunakan bervariasi berada pada kisaran 1 hari->3 tahun. Aturan pakai dalam penggunaan tumbuhan obat yaitu tidak teratur, sesering mungkin, dan 1 kali sehari-1 kali sebulan. Dosis penggunaan 1-15 lembar, 1/2-1 buah, 1-2 genggam, 1 siung, 1-3 ruas, 1 jari, 3-5 pucuk, 1-10 batang dan secukupnya.