Satya Candra Indra
Fakultas farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIPIRETIK EKSRTAK ETANOL 70% BANTANG KAYU ULAR (Srtychnos lucida) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI VAKSIN DPT Satya Candra Indra
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.721 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v3i1.1939

Abstract

Tumbuhan kayu ular (Strychnos lucida) adalah salah satu tumbuhan yang potensial dikembangkan sebagai bahan obat tradisional. Secara empiris, tumbuhan kayu ular (Strychnos lucida) merupakan tumbuhan berkhasiat obat yang sudah lama dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terutama masyarakat daratan Timor untuk mengobati berbagai penyakit. Maserasi menggunakan etanol 70% diperoleh rendemen 2,89%. Sementara uji fitokimia mengandung senyawa alkaloid, saponin, tannin, fenolik, flavonoid, triterpenoid, dan glikosida. Flavonoid memiliki aktivitas antiinflamasi,  serta antioksidan sehingga dapat berkhasiat juga sebagai antipiretik. Efek antipiretik Ekstrak etanol 70% batang kayu ular (Strychnos lucida) terhadap tikus putih jantan yang diinduksi vaksin DPT pada dosis 2,7 mg sangat lemah, Sedangkan dosis 5,4 mg masih lebih rendah dibanding parasetamol sementara dosis 8,1 mg mempunyai daya antipiretik yang hampir sama atau sebanding dengan parasetamol.Kata kunci : Antipiretik, Ekstrak etanol 70%,  Strychnos lucida, Vaksin DPT