Tutin Marlia
Akademi Keperawatan Saifuddin Zuhrid

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PARITAS DAN RIWAYAT MEROKOK DENGAN MENOPOUSE DINI PADA LANSIA Tutin Marlia
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v12i2.248

Abstract

Menopause merupakan fase alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Seiring bertambahnya usia, wanita tersebut mengalami perubahan produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga terjadi peralihan dari masa produktif ke masa non produktif. Menopause adalah terhentinya menstruasi secara permanen. Banyak faktor yang berhubungan dengan terjadinya menopause. Beberapa faktor tersebut yaitu usia pertama kali mendapat haid (menarche), stres, pemakaian metode kontrasepsi, status keluarga (seperti status perkawinan, jumlah anak dan usia saat melahirkan anak terakhir), riwayat keluarga, pekerjaan, pendapatan, merokok, dan minum alkohol. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang ada di Desa Dukuh Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu yang tergabung dalam Majlis Ta’lim Arrahman yang berjumlah 57 orang. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan menopouse dini dengan nilai P value 0.017, Tidak terdapat hubungan antara riwayat merokok dengan menopouse dini dengan nilai p value 0.410. Disarankan perlu adanya pengembangan dan pendalaman dalam menganalisis setiap variabel atau perlu menambah dengan variabel lain.Kata Kunci: Menopouse, Paritas dan merokok ABSTRACTMenopause is a natural phase that every woman will experience. As women age, these women experience changes in the production of the estrogen and progesterone hormones, from the productive period to the non-productive period. Menopause is the permanent cessation of menstruation. Many factors are associated with the occurrence of menopause. These factors are age at first getting menstruation (menarche), stress, use of contraceptive methods, family status (such as marital status, number of children, and age at last childbearing), family history, occupation, income, smoking, and drinking alcohol. The type of research used in this study is quantitative with an analytical survey design using a cross-sectional design. The population in this study were the elderly in Dukuh Village, Indramayu District, Indramayu Regency, who were members of the Majlis Ta'lim Arrahman, which collected 57 people. This study uses a total sampling technique. The data analysis technique used the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between parity and early menopause with a P-value of 0.017; there was no relationship between smoking history and early menopause with a p-value of 0.410. It is suggested that there is a need for development and deepening in analyzing each variable or the need to add other variables.Keywords: Menopause, Parity, and smokings
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN MENSTRUASI DINI Tutin Marlia
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v11i1.193

Abstract

ABSTRAKMenarche merupakan menstruasi pertama yang biasa terjadi pada seorang gadis pada masa pubertas, yang biasanya muncul usia 11 sampai 14 tahun.Banyak hal yang mempengaruhi menarche pada remaja putri, antara lain adanya perubahan hormon yang mempengaruhi kematangan sel dan asupan gizi yang dikonsumsi saat menjelang datangnya menarche. Akhir-akhir ini, remaja putri sering mengalami menstruasi dini, dimana usia rata-rata saat menstruasi dimulai adalah antara 12-13 tahun, tetapi pada sebagian kecil remaja putri yang tampak normal,menarche mungkin muncul pada usia sedini 10 tahun atau selambat 16 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Status Gizi dengan Menstruasi Dini. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMPN II Indramayu yang berjumlah 137 orang, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel random sampling secara acak sistematis dengan kriteria inklusi siswa yang sudah menstruasi yaitu sejumlah 97 orang. Tehnik analisa data menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi responden dengan menstruasi dini dengan nilai P value 0.003.Kata Kunci: Status Gizi, Menstruasi Dini ABSTRACTMenarche is the first menstruation that usually occurs in a girl at puberty, which usually appears at aged 11 to 14 years old. Many things affect menarche in young women, including hormonal changes that affect cell maturity and nutritional intake consumed just before the arrival of menarche. Lately, young women often experience early menstruation, where the average age when menstruation begins is between 12-13 years old, but in a small proportion of adolescent girls who appear normal, menarche may appear as early as 10 years old or as late as 16 years old. The purpose of this study was to determine the Relationship of Nutrition Status and Early Menstruation.This type of research used in this research is quantitative with analytic survey design using cross sectional design. The population in this study were 137 students of SMPN II Indramayu, the sampling technique in this study used systematic random random sampling with the inclusion criteria of 97 menstruating students. Data analysis techniques using the Chi Square testThe results of this study show that there is a significant relationship between the nutritional status of respondents with early menstruation with the P value of 0.003.Keywords: Nutrition Status, Early Menstruation
HUBUNGAN ANTARA PARITAS DAN RIWAYAT MEROKOK DENGAN MENOPOUSE DINI PADA LANSIA Tutin Marlia
Jurnal Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v12i2.248

Abstract

Menopause merupakan fase alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Seiring bertambahnya usia, wanita tersebut mengalami perubahan produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga terjadi peralihan dari masa produktif ke masa non produktif. Menopause adalah terhentinya menstruasi secara permanen. Banyak faktor yang berhubungan dengan terjadinya menopause. Beberapa faktor tersebut yaitu usia pertama kali mendapat haid (menarche), stres, pemakaian metode kontrasepsi, status keluarga (seperti status perkawinan, jumlah anak dan usia saat melahirkan anak terakhir), riwayat keluarga, pekerjaan, pendapatan, merokok, dan minum alkohol. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang ada di Desa Dukuh Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu yang tergabung dalam Majlis Ta’lim Arrahman yang berjumlah 57 orang. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan menopouse dini dengan nilai P value 0.017, Tidak terdapat hubungan antara riwayat merokok dengan menopouse dini dengan nilai p value 0.410. Disarankan perlu adanya pengembangan dan pendalaman dalam menganalisis setiap variabel atau perlu menambah dengan variabel lain.Kata Kunci: Menopouse, Paritas dan merokok ABSTRACTMenopause is a natural phase that every woman will experience. As women age, these women experience changes in the production of the estrogen and progesterone hormones, from the productive period to the non-productive period. Menopause is the permanent cessation of menstruation. Many factors are associated with the occurrence of menopause. These factors are age at first getting menstruation (menarche), stress, use of contraceptive methods, family status (such as marital status, number of children, and age at last childbearing), family history, occupation, income, smoking, and drinking alcohol. The type of research used in this study is quantitative with an analytical survey design using a cross-sectional design. The population in this study were the elderly in Dukuh Village, Indramayu District, Indramayu Regency, who were members of the Majlis Ta'lim Arrahman, which collected 57 people. This study uses a total sampling technique. The data analysis technique used the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between parity and early menopause with a P-value of 0.017; there was no relationship between smoking history and early menopause with a p-value of 0.410. It is suggested that there is a need for development and deepening in analyzing each variable or the need to add other variables.Keywords: Menopause, Parity, and smokings