Aliya Nur Syahira
Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas E-WOM melalui Instagram sebagai Media Pemasaran Viral Agroeduwisata di Masa Pandemi Covid-19: (Kasus: Kampung Agroeduwisata Organik Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat) Aliya Nur Syahira; Anna Fatchiya
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 6 No. 3 (2022): Juni
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v6i3.949

Abstract

Kampung Agroeduwisata Organik Mulyaharja harus tutup sementara dan melakukan promosi melalui media sosial pasca-PPKM. Salah satu strategi promosi yang efektif dilakukan di media sosial adalah electronic word of mouth dimana calon pengunjung dapat mendapat rekomendasi dan informasi berdasarkan pengalam pribadi yang membantu memutuskan kunjungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas e-WOM melalui Instagram. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan kuesioner online dan didukung dengan data kualitatif melalui wawancara mendalam. Responden yang digunakan adalah followers Instagram @visitmulyaharja berjumlah 44 orang yang didapatkan melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian responden terhadap dimensi electronic word of mouth berada pada kategori tinggi untuk indikator valensi pendapat, efektivitas strategi promosi di masa pandemi ternyata efektif untuk meningkatkan ketertarikan followers, dan terdapat faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas strategi promosi, yaitu dimensi intensitas efektif sampai pada tindakan sharing, dimensi konten efektif sampai kegiatan search (mencari), dan dimensi valensi pendapat hanya tidak berkorelasi dengan indikator action pada model AISAS.