Stephanie Phanata, B.Ed, M.TCSOL
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS METODE MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Stephanie Phanata, B.Ed, M.TCSOL; Immanuela Rahmahanani Suci
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.964 KB) | DOI: 10.36279/apsmi.v5i2.136

Abstract

Mind Mapping merupakan teknik pemetaan pikiran berbentuk gambar guna mempermudah menyimpan dalam memori manusia. Pada proses pembelajaran Bahasa Mandarin metode ini sangat efektif diterapkan bagi siswa karena menggabungkan seni menggambar, kompetensi menulis dan berbicara. Karakteristik mendasar yang dimiliki mind mapping sebagai konsep dari desain sebuah kerangka gagasan memiliki daya tarik yang mampu membangkitkan daya minat, memotivasi semangat, serta mempercepat proses pemahaman siswa. Unsur bermain di metode ini menjadi salah satu alasan mind mapping dipilih dan direkomendasikan oleh para pengajar untuk meningkatkan ketrampilan produktif ketika mempelajari Bahasa Mandarin. Kata Kunci: efektivitas; mind mapping; pembelajaran Bahasa Mandarin
TEKNIK PENERJEMAHAN KOSAKATA BAHASA MANDARIN PERALATAN MESIN INDUSTRI MEBEL GUNA MELANCARKAN PROSES PERBAIKAN MESIN WBS (WIDE BELT SANDER) Stephanie Phanata, B.Ed, M.TCSOL; Kuni Miftahatussa’adah Nurwidodo
Jurnal Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (Jurnal APSMI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Cakrawala Mandarin
Publisher : Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36279/apsmi.v6i2.205

Abstract

AbstrakPeran penerjemah di bagian reparasi mesin yang dipimpin langsung oleh teknisiTiongkok sangat diperlukan untuk memperlancar proses perbaikan mesin WBS(Wide Belt Sander). Penerjemah harus menguasai berbagai kosakata peralatanmesin industri mebel dan cara kerja mesin WBS. Metode penelitian yangdigunakan ialah metode deskriptif dan kualitatif dengan dua jenis sumber data:sumber data primer yaitu catatan teknisi dalam Bahasa Mandarin dan sumber datasekunder yang berupa hasil dokumentasi. Pada teknik penerjemahan kosakatadiperlukan pengetahuan mengenai peralatan pembuat mebel, pengoperasian mesinindustri, serta pemahaman dasar terhadap percakapan teknisi Tiongkok yang akanditerjemahkan.Kata Kunci: Teknik Penerjemahan; Kosakata; Peralatan Industri; Perbaikan Mesin