Latar Belakang: Hipertensi adalah keadaan ketika tekanan darah pada arteri secara sistemik dan kronis mengalami peningkatan melampaui ambang batas normal akibat adanya peran penting dari RAAS (Renin-Angiotensin Aldosteron System) yang memicu terjadinya vasokonstriksi dan peningkatan viskositas darah sehingga dapat menginduksi terjadinya hipertensi. Hipertensi menjadi perhatian khusus karena prevalensinya yang tinggi khususnya di Indonesia dan pada umumnya diderita oleh orang dewasa usia produktif. Walaupun demikian, sistem kontrol hipertensi di Indonesia masih dapat dikatakan belum mencukupi walaupun sudah banyak jumlah obat-obatan yang tersedia. Apabila hipertensi tidak ditangani dengan baik, homeostasis penderita menjadi terganggu dan cenderung menimbulkan berbagai komplikasi sehingga dapat mereduksi produktivitas negara. Tujuan: Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui potensi Teknologi Intranasal Low Intensity LASER Therapy (ILILT) 650 nm sebagai inovasi mutakhir ameliorasi homeostasis pada penderita hipertensi. Metode: Dalam membuat tulisan ini, penulis membuat analisis dan sintesis dari berbagai referensi yang relevan dengan topik melalui berbagai kata kunci dan dengan jangka waktu tidak lebih dari 10 tahun. Hasil: Teknologi Intranasal Low Intensity LASER Therapy (ILILT) 650 nm pada dosis dan penggunaan yang tepat dapat menangani hipertensi dengan cara mereduksi viskositas darah sekaligus mencegah aktivasi NAD(P)H Oxidase (Nox) sehingga dapat mencegah terjadinya serangkaian tahap yang berkontribusi dalam patomekanisme hipertensi dengan efek samping yang minimum sehingga dapat memperbaiki kondisi homeostasis dalam menangani hipertensi. Kesimpulan: Teknologi Intranasal Low Intensity LASER Therapy (ILILT) 650 nm memiliki prospek yang baik sebagai tatalaksana mutakhir pada penderita hipertensi. Kata Kunci: Angiotensin II, Hipertensi, NAD(P)H Oxidase, Intranasal Low Intensity LASER Therapy, Viskositas