Agnes Trilansia Pratiwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Ekstrak Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) dalam Menurunkan Kadar Gula Darah untuk Diabetes Melitus Agnes Trilansia Pratiwi
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 6 No 2 (2018): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Volume 6.2 Edisi Oktober - D
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit multifaktoral yang dinyatakan dengan adanya konsentrasi gula darah tinggi dalam darah atau hiperglikemia, akibat insufisiensi sekresi insulin atau aktivitas endogen insulin atau keduanya. Menurut International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2013 yaitu sekitar 382 juta jiwa orang di dunia telah mengidap penyakit diabetes melitus dan memprediksi kenaikan jumlah penyandang DM di Indonesia dari 9,1 juta pada tahun 2014 menjadi 14,1 juta pada tahun 2035. Penderita diabetes mellitus bisa mengalami berbagai komplikasi jangka panjang jika diabetesnya tidak dikelola dengan baik. Pengobatan harus dilakukan ketika sudah terkena serangan diabetes melitus untuk mempertahankan kadar gula darah dalam kisaran yang normal, sehingga resiko komplikasi akan berkurang. Pembahasan: Rosella memiliki kandungan antioksidan yang dapat menghambat radikal bebas dan mengobati beberapa penyakit antara lain hipertensi, kerusakan ginjal, diabetes, dan kanker. Pada penyakit DM, komponen flavonoid dalam rosella yang bersifat antioksidan memiliki peran sebagai penghambat aktivitas ?-amilase. Inhibisi ?- amilase meningkatkan fungsi dan integritas sel beta pankreas dengan membebaskan radikal bebas yang dapat meningkatkan proteksi terhadap progresi resistensi insulin pada DM tipe 2 dan menunjukkan aktivitas antidiabetes. Kesimpulan: Komponen flavonoid dalam ekstrak rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) berpengaruh sebagai efek antidiabetes untuk penderita diabetes melitus. Kata kunci: Rosella, Diabetes Melitus, Flavonoid, Antioksidan