Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM TERHADAP PENYELENGGARA JALAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR ATAS TERJADINYA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG DISEBABKAN OLEH JALAN PROVINSI YANG RUSAK DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Nurul Wulandari
LEX SUPREMA Jurnal Ilmu hukum Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.17 KB)

Abstract

ABSTRACTRumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pertanggungjawaban hukum terhadap penyelenggara jalan provinsi kalimantan timur atas terjadinya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh jalan provinsi yang rusak di Kabupaten Penajam Paser Utara.  Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimanakah pertanggungjawaban hukum terhadap penyelenggara jalan provinsi Kalimantan Timur atas terjadinya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh jalan provinsi yang rusak di Kabupaten Penajam Paser Utara. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Jenis pendekatan yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis empiris yang merupakan penelitian berupa studi-studi empiris untuk menemukan teori-teori mengenai proses terjadinya dan mengenai proses terjadinya dan mengenai proses bekerjanya hukum di dalam mayarakat. Penelitian ini juga bersifat deskriptif yaitu penulis mencoba menggambarkan hukum sebagai suatu kontrol sosial yang berkaitan dengan pembentukan dan pemeliharaan aturan-aturan sosial yang berlaku yang berkenaan dengan kegiatan transportasi jalan raya, sehingga dapat diperoleh gambaran yang jelas tentang ketentuan-ketentuan yang mengatur yang dapat digunakan dalam rangka pertanggungjawaban hukum terhadap penyelenggara jalan provinsi Kalimantan Timur pada kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh jalan rusak di Kabupaten Penajam Paser Utara. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan Pertanggungjawaban hukum terhadap penyelenggara jalan provinsi Kalimantan Timur atas terjadinya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh jalan provinsi yang rusak di Kabupaten Penajam Paser Utara dilakukan dengan cara pertanggungjawaban pidana dan pertanggungjawaban perdata. Pertanggungjawaban pidana berarti keadaan wajib menanggung segala sesuatu hal yang dapat dituntut, dipersalahkan, dan diperkarakan. Dalam ketentuan Pasal 273 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan bahwa Penyelenggara jalan yang tidak segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas sebagimana dimaksud  terjadinya dalam Pasal 24 ayat (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakaan kendaraan dan/atau barang dipidana dengan penjara paling lama 6 (bulan) atau denda paling banyak Rp 12.000.000,- (dua belas juta rupiah). Pertanggungjawaban perdata berarti bertanggungjawab atas segala kerugian yang dialami seseorang karena perbuatan yang dilakukan oleh orang lain dan diantara kedua belah pihak tidak terdapat suatu perjanjian atau hubungan hukum antara orang yang mengalami kerugian tersebut. Menurut Pasal 1365 KUHPerdata yang dimaksud dengan melanggar hukum adalah perbuatan yang melawan hukum yang dilakukan seseorang yang karena kesalahannya telah menimbulkan kerugian bagi orang lain. Terkait dengan pengendara jalan yang mengalami kecelakaan akibat jalan rusak, pengendara jalan dapat menuntut ganti kerugian kepada penyelenggara jalan dalam hal ini pemerintah. Selain itu bisa hak untuk menggugat penyelenggara jalan bisa menggunakan mekanisme gugatan warga atau Citizen Law Suit. Dasar gugatan merujuk pada Pasal 258 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan masyarakat wajib beperan serta dalam pemeliharaan sarana dan prasarana jalan, pengembangan displin dan etika berlalu lintas, dan berpatisipasi dalam pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan Pasal 62  ayat (1) huruf b yang berperan serta dalam penyelenggaran jalan dan Pasal 62 ayat (1) huruf f dengan mengajukan gugatan kepada pengadilan terhadap kerugian akibat pembangunan jalan.  Kata Kunci : Pertanggungjawaban Hukum, Penyelenggara Jalan, Kecelakaan Lalu Lintas 
Perspektif Produsen Terhadap Keberkahan dalam Pengolahan Bahan Baku Onggok UD Mulyo Dila Wahyuni; Nurul Wulandari
MENAWAN : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : MENAWAN: Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/menawan.v3i1.1147

Abstract

Blessings in the business world are a concept that describes sustenance that is not only abundant in material aspects, but also provides positive impacts, peace, and goodness for business actors and the wider community. This study aims to investigate the blessings experienced by producers in milling cassava flour at UD Mulyo, a business that focuses on processing cassava flour raw materials and realizing producer blessings through employee and community welfare and environmental empowerment. By applying a descriptive qualitative approach, data were obtained through in-depth interviews and observations, which were then analyzed thematically. The research findings show that blessings in UD Mulyo's business are realized through the application of Islamic values, such as honesty in business management, maintaining product quality, and a commitment to improving the welfare of employees and the surrounding community. UD Mulyo not only contributes to the economy through job creation and increasing community income, but also creates social benefits through harmonious cooperation with the local community. This study confirms that blessings in business go beyond material benefits, but also include spiritual values, social balance, and business sustainability.
PENGARUH TRANSPARANSI KEUANGAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PEGAWAI DI PT. ASTER JAYA MANDIRI Nafisa Notodija Zerlina; Nurul Wulandari
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini meneliti pengaruh transparansi keuangan dan literasi keuangan terhadap kesejahteraan karyawan di PT. Aster Jaya Mandiri, dengan mengakui kesejahteraan karyawan sebagai faktor kunci bagi produktivitas dan kinerja organisasi. Transparansi keuangan didefinisikan oleh tingkat pengungkapan informasi keuangan oleh perusahaan, sementara literasi keuangan diukur dengan pemahaman karyawan terhadap prinsip-prinsip keuangan inti. Penelitian ini menggunakan metodologi survei, yang melibatkan pengambilan sampel acak karyawan dari PT. Aster Jaya Mandiri. Analisis regresi linier berganda selanjutnya dilakukan pada data yang dikumpulkan untuk memastikan dampak dari setiap variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil empiris menunjukkan bahwa transparansi keuangan memberikan pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap kesejahteraan karyawan. Selain itu, literasi keuangan ditemukan berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan karyawan. Akibatnya, temuan tersebut menunjukkan bahwa PT. Aster Jaya Mandiri harus memprioritaskan peningkatan transparansi pengungkapan keuangannya dan memulai program pelatihan literasi keuangan bagi tenaga kerjanya untuk mendorong kesejahteraan yang lebih baik.